Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Mengusap Kepala Anak Yatim pada Hari Asyura

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengasihi anak yatim di hari asyura. Foto: pexels.com/juanpphotoandvideo/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengasihi anak yatim di hari asyura. Foto: pexels.com/juanpphotoandvideo/

Dalam agama Islam, anak yatim adalah sosok yang perlu diperhatikan dan dikasihi. Bahkan seseorang yang menyantuni anak yatik akan menempati kedudukan tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah SAW. Terdapat banyak sekali cara mengasihi anak yatim, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah mengusap kepalanya terutama di hari Asyura. Namun, sebelum mengusapkan kepala anak yatim, dianjutkan untuk membaca doa. Berikut bacaan doa mengusap kepala anak yatim pada hari asyura dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya.

Bacaan Doa Mengusap Kepala Anak Yatim pada Hari Asyura

Dalam bahasa Arab, kata yatim memiliki arti ditinggal mati oleh ayahnya. Meski begitu, tidak semua anak yang ditinggal mati bisa dikatakan sebagai anak yatim. Sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah SAW,

Tidak ada keyatiman setelah mimpi (HR. Abu Daud. no. 2873)

Akibat ditinggal mati ayah kandungnya, seorang anak yatim sangatlah membutuhkan bantuan, baik dalam bentuk benda maupun kasih sayang.

Salah satu cara mengasihi anak yatim yakni dengan mengusapk kepalanya. Hal ini berguna untuk menghilangkan kesedihan dan kegundah gulanaannya.

Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan:

Terdapat hadist-hadist mengenai keutamaan mengusap kepala anak yatim yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Al-Thabraani dari Abu Umamah dengan lafadz; Barangsiapa mengusap kepala anak yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang ia usap memperoleh satu kebaikan. Sanad hadist ini lemah. Juga hadist riwayat Imam Ahmad dari Abu Hurairah; Sesungguhnya seorang lelaki mengadu pada Nabi SAW tentang hatinya yang keras, maka Nabi SAW bersabda; Berilah makanan kepada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim. Sanad hadist ini hasan.

Meskipun tidak ada batasan untuk mengusap kepala dalam bentuk kasih sayang dan dilakukan semata-mata untuk Allah SWT, namun dianjurkan untuk melakukannya di hari Asyura atau 10 Muharram. Sebagaimana yang dikutip dari buku 100 Hujjah Aswaja karya Ma’ruf Khozin (2019:148), terdapat beberapa amalan yang bisa dilakukan pada hari Asyura, salah satunya adalah mengusap kepala anak yatim.

Ilustrasi mengusap kepala anak yatim. Foto: unsplash.com/liane

Adapun bacaan doa menusap kepala dari anak yatim, yakni:

جَبرَ اللهُ يُتْمَكَ وَجَعَلَكَ خَلْفًا مِنْ أَبِيْكَ

Jabarollaahu yutmaka wa ja’alaka kholfan min abiika.

Artinya, “Semoga Allah menutup keyatimanmu dan menjadikanmu pengganti yang baik dari ayahmu.”

Semoga dengan membaca dan melakukan amalan mengusap kepala anak yatim dibalas dengan amalan yang berlimpah dari Allah SWT. Amin.(MZM)