Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Niat Kurban Idul Adha dan Tata Caranya Menurut Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa niat kurban Idul Adha. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Doa niat kurban Idul Adha. Sumber: unsplash.com

Ibadah kurban adalah salah ibadah sunnah yang bisa dikerjakan oleh umat Muslim setiap satu tahun sekali, tepatnya ketika perayaan Hari Raya Idul Adha. Nah, bagi Anda yang akan melaksanakan kurban pada tahun ini, tentu sangat penting untuk mengetahui doa niat kurban Idul Adha. Sebab, doa niat tersebut wajib Anda bacakan pada hari pelaksanaan kurban agar sah.

Bacaan Doa Niat Kurban Idul Adha

Nah, berikut ini adalah bacaan doa niat kurban Idul Adha dan artinya yang dikutip dari buku Adab dan Doa Sehari-Hari untuk Muslim Sejati karya Thoriq Aziz Jayana (2018:184) yang dapat dihafalkan.

1. Niat Kurban

Nawaitu al-udhiyata bi syaatin lillahi ta’ala

Artinya, “Saya niat berkurban untuk diri sendiri karena Allah Ta’ala.”

2. Doa Berkurban

بِسْمِ اَللَّهِ, اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّدٍ

Bismillah, allahumma taqobbal min muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad.

Artinya, “Dengan nama Allah Ya Allah, terimalah dari Muhammad dan dari keluarga Muhammad, dan dari umat Muhammad.”

Baca juga: Doa Penyembelihan Hewan Kurban Lengkap dengan Arti dan Tata Caranya

Doa niat kurban Idul Adha. Sumber: unsplash.com

Tata Cara Berkurban Sesuai Syariat Islam

Adapaun tata cara berkurban yang sesuai dengan syariat Islam adalah sebagai berikut.

  • Membaca bismillah dan sholawat nabi.

  • Menghadap ke arah kiblat.

  • Membaca takbir sebanyak tiga kali.

  • Membaca doa untuk menyembelih hewan kurban.

  • Tidak memperlihatkan alat potong pada hewan kurban yang akan disembelih.

  • Menggunakan pisau yang tajam dan sudah diasah agar tidak menyakiti hewan kurban.

  • Tidak boleh mematahkan leher hewan kurban sebelum benar-benar mati.

Kemudian berkaitan dengan landasan pentingnya melakukan amal kebaikan, seperti berkurban sudah dijelaskan dalam Surat Al Bayyinah ayat 5 yang berbunyi sebagai berikut.

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ

Wa mā umirū illā liya'budullāha mukhliṣīna lahud-dīna ḥunafā`a wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yu`tuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah

Artinya, "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus."

Demikian penjelasan tentang doa niat kurban Idul Adha. Semoga bermanfaat. (Anne)