Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Qobiltu Ijazah agar Diberikan Kecerdasan Lebih

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki berdoa qobiltu ijazah. Foto: jcomp/freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki berdoa qobiltu ijazah. Foto: jcomp/freepik

Menjadi seorang yang pintar adalah impian banyak orang. Belajar dengan giat adalah caranya. Namun belajar dengan giat saja tidak cukup, sebab dalam agama Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha yang diiringi dengan berikhitar. Salah satu ikhtiar adalah dengan membaca doa qobultu ijazah. Lantas bagaimanakah bacaan doa qobiltu ijazah agar diberikan kecerdasan lebih? Simak selengkapnya dalam penjelasan di bawah ini.

Bacaan Doa Qobiltu Ijazah

Belajar dengan giat merupakan cara untuk menjadi seseorang yang pintar dan cerdas. Namun manusia adalah makhluk yang lemah, terkadang terjadi hal yang tidak diinginkan ataupun kesulitan dalam belajar.

Untuk itu agama Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berusaha dengan diiringi dengan berikhtiar. Sebagaimana Allah bersabda dalam Surat Ath Thalaaq ayat 2-3 yang artinya,

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar, dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”

Baca juga: Doa Agar Menjadi Pintar dan Dipermudah Saat Ujian

Ilustrasi laki-laki berdoa qobiltu ijazah. Foto: jcomp/freepik

Adapun bacaan doa qobiltu ijazah yakni:

Pertama

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii (3x)

Artinya:

“Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thaha ayat 25-28).

Kedua

أَمِ ٱتَّخَذُوٓا۟ ءَالِهَةً مِّنَ ٱلْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ

Amittakhażū ālihatam minal-arḍi hum yunsyirụn

Artinya, “Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)?”

Dibaca setiap akan belajar dan ketika menghadapi ujian.

Ketiga

فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا

Fa wajadā 'abdam min 'ibādinā ātaināhu raḥmatam min 'indinā wa 'allamnāhu mil ladunnā 'ilmā

Artinya, “Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.”

Diam sejenak selagi pejamkan mata dan memohon,

"Ya Allah berikan aku juga ilmu ladunni sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada hambamu Nabi Khidir ‘alaihissallam dan hamba-hambamu yang sholeh.

Amalkanlah doa qobultu ijazah agar menjadi seorang yang memiliki kecerdasar lebih atas karunia Allah SWT. (MZM)