Bacaan Doa Sahur dan Artinya untuk Meraih Berkah Puasa Ramadhan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Melaksanakan sahur adalah salah satu sunah yang diajarkan oleh Rasulullah. Dalam menunaikannya, kamu perlu mengamalkan bacaan doa sahur dan artinya.
Waktu sahur adalah momen yang paling tepat untuk memohon ampunan Allah SWT. Pasalnya, di waktu ini, Allah turun dan melihat bumi.
Mengutip buku Rukun Islam oleh Slamet Mulyono (2012), makan sahur dapat menjadi berkah tersendiri karena dapat menjaga kondisi tubuh selama berpuasa. Apalagi, ibadah puasa ini dijalankan selama 14,5 jam.
Sahur memberikan keberkahan bagi setiap Muslim yang mengamalkannya. Jika terlambat bangun dan mendekati waktu subuh, maka tetap disunahkan untuk sahur walaupun hanya mengonsumsi segelas air putih.
Oleh karena itu, agar semakin afdal, maka Anda perlu mengatur waktu sahur agar dapat melaksanakannya dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
Niat Puasa Ramadhan dan Artinya
Menurut ulama Asy-Syafi'iyah, niat puasa Ramadhan adalah salah satu rukun dalam puasa. Sedangkan menurut Mazhab Hanafiyah dan Malikiyah, kedudukan niat adalah sebagai syarat berpuasa.
Niat tempatnya ada di hati dan bukan pada lidah. Seorang muslim yang membaca niat secara lisan belum tentu sungguh-sungguh berniat di dalam hatinya. Namun, seseorang yang berniat di dalam hati, sudah diakui berniat meskipun tidak melafalkannya.
Walaupun demikian, bukan berarti menghapalkan niat puasa tidak boleh. Adapun niat yang perlu diamalkan yaitu sebagai berikut:
Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta'aala.
Artinya: “Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan keajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT.”
Doa Sahur dan Artinya
Yarhamullahul mutasahhirin.
Artinya: "Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi orang-orang yang sahur."
Doa tersebut merupakan bacaan doa yang diamalkan oleh Rasulullah SAW setelah menjalankan makan sahur. Doa ini juga diamalkan oleh para sahabat Nabi, sehingga dianjurkan juga bagi seluruh kaum Muslim.
Adapun hadis yang menguatkan pendapat tersebut berbunyi: “Diriwayatkan oleh As-Saib bin Zaid ra, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya hidangan sahur adalah kurma.” Rasulullah SAW lalu berdoa, "Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang sahur.” (HR. At-Thabrani).
Bacaan niat puasa dan doa sahur Ramadhan di atas sebaiknya diamalkan untuk memperoleh berkah yang melimpah. Selain itu, doa sahur juga bisa kita jadikan perwujudan upaya dalam mengikuti sunah Rasulullah.
(DLA)
