Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Latin dan Keutamaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa sayyidul istighfar latin, arti takbiran, sumber foto: by Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa sayyidul istighfar latin, arti takbiran, sumber foto: by Unsplash.com

Setiap Muslim dianjurkan untuk membaca istighfar setiap hari, entah itu di pagi hari atau malam hari. Namun, lebih afdhol jika istighfar dimulai pada pagi hari agar selalu mengingat Allah dalam melakukan aktivitas selama seharian penuh. Salah satu bacaan istighfar yang bisa diamalkan adalah sayyidul istighfar. Doa sayyidul istighfar merupakan bacaan istighfar terbaik dan paling utama menurut agama Islam. Para ulama' mengamalkan bacaan istighfar ini dan dilakukan secara rutin. Agar dapat mengamalkannya dengan mudah, mari simak doa sayyidul istighfar latin di artikel ini.

Dalil Sayyidul Istighfar

Mengutip buku Jika Kamu Ingin Dicintai oleh Al Isyad (2016), setiap manusia tentu memiliki dosa, baik dosa kecil atau besar. Namun. kita juga memiliki kesempatan untuk bertaubat sebelum ajal menjemput.

Sebesar apapun dosa yang kita miliki, Allah SWT akan membukukan pintu ampunan untuk kita. Hal ini diterangkan dalam firman Allah SWT berikut:

"Dan sungguh, Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjuk." (QS. Thâha:82)

Sesungguhnya, tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah dan ialah yang memberi pengampunan. allah DWT berfirman:

"Maka ketahuilah, bahwa tidak ada tuhan (yang patut disembah) selain Allah dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu." (QS. Muhammad: 19).

Doa Sayyidul Istighfar

Ilustrasi doa sayyidul istighfar latin, arti takbiran, sumber foto: (Malik Shibly) by Unsplash.com

Inilah bacaan doa sayyidul istighfar dan artinya:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Allâhumma “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau," (HR. Bukhari).

Keutamaan Sayyidul Istighfar

Manfaat doa sayyidul istighfar sangat besar bagi kehidupan manusia. Orang yang mengamalkan bacaan sayyidul istighfar akan diberi pengampunan oleh Allah SWT atas dosa-dosa yang diperbuat di masa lalu.

Bacaan ini seakan juga menyiratkan bahwa kita sangat kecil di hadapan Allah dan tidak ada apa-apanya.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mengucapkannya [sayyidul istighfar] pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu petang, maka dia termasuk penghuni syurga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni syurga" (HR. Bukhari).

Keutamaan sayyidul istighfar yang selanjutnya tertuang dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 222. Adapun arti ayat tersebut yaitu sebagai berikut:

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri" (QS.al-Baqarah: 222).

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa manfaat sayyidul istighfar sangat besar bagi umat Islam yang mengamalkannya. Apalagi jika diamalkan di bulan penuh ampunan seperti Ramadhan, maka fadhilah yang didapat juga akan besar. Walau a'lam bissawab.

(DLA)