Bacaan Istighfar Pendek Penggugur Dosa yang Baik untuk Diamalkan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istighfar merupakan bacaan yang dianjurkan untuk sering dibaca, mengingat manusia merupakan makhluk Allah yang tak luput dari dosa. Mengingkari perintah Allah dan melakukan apa yang dilarang seringkali dilakukannya. Namun setiap kali manusia menyesali kesalahannya, Allah senantiasa memberikan ampunan. Begitu luasnya ampunan Allah SWT yang memiliki sifat ghaffar. Kalimat taubat yang dibacakan untuk memohon ampun atas dosa-dosa kepada Allah adalah Istighfar. Tidak berat untuk diucapkan namun begitu besar ganjaran yang didapatkan. Simak bacaan istighfar pendek penggugur dosa yang sangat dianjurkan untuk dilafalkan sesering mungkin. Agar Allah senantiasa melimpahkan keberkahan dan ampunan.
Bacaan Istighfar Pendek sebagai Sarana Penggugur Dosa
Dikutip dari buku Istighfar Para Nabi (2017: 7), Nabi Ibrahim pernah membacaka Istighfar untuk memohonkan ampun atas dosa dirinya, orangtuanya, dan para orang mukmin. Berikut arti Istighfar Nabi Ibrahim AS,
"Wahai Rabb kami, berilah ampunan untukku, dan untuk kedua orangtuaku, dan untuk orang-orang beriman, pada hari ditegakkan hisab." (QS. Ibrahim/14: 41)
Zaid bin Baula, sahabat Rasulullah meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Barangsiapa yang membaca: 'Aku minta ampun kepada Allah Yang Mahatinggi, tiada Tuhan Yang berhak disembah, kecuali Dia, Yang hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya, aku bertaubat kepada-Nya, maka Allah mengampuni dosa-dosanya. Sekalipun dia pernah melarikan diri dari medan perang"
Berikut adalah bacaan istighfar pendek yang dapat diamalkan setiap saat agar dosa-dosa berguguran:
. أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ، وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal ‘adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.
Aku memohon ampunan kepada Allah yang Mahaagung. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Mahahidup dan Maha berdiri sendiri
. أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullah wa atubu ilaih.
Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya
. أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullah.
Aku memohon ampun kepada Allah
Bacaan Istighfar dianjurkan untuk sering-sering dilafalkan. Al-Hasan Al-Bashry memaparkan,
“Perbanyaklah istighfar di rumah kalian, di meja makan kalian, di jalan-jalan kalian, di pasar dan di majlis-majlis kalian. Sungguh kalian itu tidak tahu kapankah ampunan Allah turun”.
Sebagai manusia yang tak pernah luput dari dosa, selain terus berupaya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah dengan menjauhi larangannya, membaca bacaan Istighfar pendek sudah seharusnya menjadi kebiasaan sehari-hari. Taubat dan kembali pada jalan yang diridai oleh Allah. Hidup akan lebih tenang apabila mulut yang Allah karuniakan senantiasa berdzikir dan memohon ampun. (RHM)
