Konten dari Pengguna

Bacaan Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut Arab Sebagai Pengingat akan Datangnya Ajal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tempat pemakaman sebagai bentuk akan datangnya ajal manusia. Sumber: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tempat pemakaman sebagai bentuk akan datangnya ajal manusia. Sumber: https://www.freepik.com/

Apakah Anda sudah mengetahui arti dari bacaan kullu nafsin dzaiqotul maut Arab?

Dalam agama Islam, Alquran dan Hadist merupakan pedoman dalam kehidupan. Di dalamnya banyak menjelaskan tentang aqidah, akhlak, ketetapan, maupun ibadah. Seperti halnya bacaan kullu nafsin dzaiqotul maut yang dijelaskan beberapa kali dalam Alquran.

Bacaan Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut

Berikut adalah tulisan kullu nafsin dzaiqotul maut dalam bahasa Arab.

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Kullu nafsin dzaiqatul maut

Artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan kematian.”

Bacaan kullu nafsin dzaiqotul maut merupakan peringatan Allah kepada seluruh manusia akan datang ajal. Seperti yang dijelaskan dari buku berjudul Filsafat Kematian karya Dr. Muhammad Abdurrahim Az-Zaini (2019: 42).

Setiap manusia pasti akan merasakan kematian, sebab hakikat kehidupan pasti akan lahir dan akan mati. Selain itu setiap manusia sudah ditentukan ajalnya oleh Allah sejak zaman azali. Peringatan ini bahkan disebutkan sebanyak tiga kali dalam Alquran, di antaranya:

Ilustrasi laki-laki berdoa kepada Allah setelah membaca kullu nafsin dzaiqotul maut. Sumber: https://www.freepik.com/

Surat Ali Imron ayat 185

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Artinya, “Setiap yang bernyawa pasti merasakan kematian. Dan sesungguhnya kalian akan dibayar dengan balasan penuh di hari kebangkita. Maka barangsiapa yang telah dikeluarkan dari api neraka dan diizinkan untuk masuk surga, sungguh dia sangat beruntung. Dan kehidupan dunia ini tidak lain adalah suatu tipuan.”

Al Ankabut 57

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.”

Surat Al Anbiya Ayat 35

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗوَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ

Artinya, “Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan Hanya kepada Kamilah kalian dikembalikan.”

Bacaan kullu nafsin dzaiqotul maut merupakan ayat sederhana dalam Alquran, namun memiliki makna yang amat mendalam, sebab tidak ada yang tahu kapan ajal seseorang. Dengan itu Allah berpesan kepada seluruh umat-Nya dalam bacaan kullu nafsin dzaiqotul maut untuk memperbanyak amalan dan selalu menjauhi larangan-larangan Allah SWT. (MZM)