Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Itikaf di Mesjid dan Beberapa Amalan yang Dapat Dikerjakan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi niat itikaf di mesjid. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi niat itikaf di mesjid. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Di 10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang memiliki banyak keutamaan. Bahkan, terdapat amalan khusus yang terdapat pada waktu yang satu ini, salah satunya adalah itikaf. Jika Anda juga hendak melaksanakannya, berikut bacaan niat itikaf di mesjid dan beberapa amalan yang dapat dikerjakan.

Bacaan Niat Itikaf di Mesjid

Ilustrasi niat itikaf di mesjid. Foto: Pexels/Ali Arapoğlu

Itikaf adalah sebuah amalan dengan berdiam diri di mesjid dengan melaksanakan kebaikan. Anjurannya sendiri berasal dari sebuah ayat dalam Al-Quran. Allah SWT bersabda,

وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

“(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beriktikaf dalam mesjid.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Dalam melaksanakan amalan yang satu ini, terdapat bacaan niat yang perlu dibaca, yakni:

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Nawaitu an'itikafa fi hadzal mesjidi lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat itikaf di mesjid ini karena Allah taala.

Sedangkan bacaan niat itikaf di mesjid secara terus-menerus yakni:

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا

Nawaitu an'itikafa fi hadzal mesjidi shahran mutthathabiann.

Artinya: Aku berniat itikaf di mesjid ini selama satu bulan berturut-turut karena Allah.

Adapun tata cara itikaf di mesjid yang dijelaskan oleh Abu Aunillah Al-Baijury dalam bukunya Buku Pintar Agama Islam (2015: 255),

  1. Terlebih dahulu bersuci dari hadas, baik hadas kecil maupun hadas besar.

  2. Pastikan bahwa pakaian atau tempat kita akan melakukan itikaf benar-benar bersih dan suci dari najis.

  3. Tidak membawa benda atau barang-barang berharga saat hendak itikaf sehingga tidak mengganggu kekhusyukan pada saat itikaf.

  4. Masuk atau datang ke mesjid sebelum matahari tenggelam di hari tanggal 19 Ramadhan atau sesudah waktu Subuh pada tanggal yang sama sehingga kebagian pada hitungan 10 terakhir bulan Ramadhan.

  5. Duduk di dalam mesjid dan kemudian berniat untuk melakukan itikaf.

  6. Tidak melakukan perbuatan yang tidak berguna selama itikaf, seperti ngobrol, mainan handphone, dan lain sebagainya.

Amalan Itikaf di Mesjid

Dikutip dari laman muhammadiyah.or.id, amalan-amalan yang dapat dikerjakan selama itikaf di masjid yakni:

Melaksanakan salat sunnah, seperti salat tahiyatul mesjid, salat lail dan lain-lain;

  • Membaca Al-Quran;

  • Berdzikir dan berdoa;

  • Membaca buku-buku agama.

Itulah niat itikaf di mesjid dalam bulan Ramadhan. Walaupun bukan menjadi sebuah kewajiban, namun itikaf menjadi amalan yang memiliki banyak kebaikan. Meski demikian, dalam menjalankan itikaf bukan perkara mudah karena seseorang harus menetap di sebuah mesjid dalam jangka waktu tertentu.(MZM)