Bacaan Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah yang Perlu Diketahui

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Arafah merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah tepatnya pada Hari Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah memiliki banyak keutamaan bagi yang bisa menjalankannya. Berikut adalah bacaan niat puasa Arafah yang wajib kalian ketahui.
Dalam buku Ternyata Shalat dan Puasa Sunah Dapat Mempercepat Kesuksesan, Ceceng Salamudinn(2012: 151) bahwa salah satu dasar hukum dari anjuran puasa Arafah adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah di mana Rasulullah SAW bersabda “Puasa hari Arafah diperhitungkan oleh Allah SWT untuk menghapus dosa dan kesalahan orang yang berpuasa sebelum dan sesudahnya.” (HR. Muslim)
Selain itu puasa Arafah yang dikerjakan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah termasuk ke dalam amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Seperti yang dijelaskan dalam hadis berikut ini :
“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Abu Daud)
Namun bagi kalian yang sedang melaksanakan ibadah haji dianjurkan untuk tidak berpuasa Arafah, hal ini seperti yang dijelaskan dalam hadis Bukhari yang artinya “Dari Maimunah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari)
Niat Puasa Arafah
Dikutip dari buku Dahsyatnya Puasa Sunah, (Amirulloh Syarbini dan Lis Nur'aeni Afgani (2010: 140) untuk niat dari puasa Arafah sendiri adalah sebagai berikut :
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunah karena Allah ta’ala.”
Demikian adalah pembahasan mengenai bacaan dari niat puasa Arafah dan dasar hukumnya yang perlu kita ketahui bersama agar dalam menjalankan ibadah sesuai dengan apa yang ada di dalam Al-Quran dan Al-Hadis. (WWN)
