Bacaan Niat Puasa Ramadan dan Waktu yang Tetap dalam Pengucapannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan niat puasa Ramadan dapat dilakukan untuk setiap hari atau untuk satu bulan penuh. Niat puasa Ramadan menjadi salah satu yang sering diucapkan di Bulan Ramadhan.
Bulan Ramadan sendiri adalah salah satu bulan yang sangat ditunggu oleh umat Islam karena dapat menjalankan salah satu dari Rukun Islam. Maka dari itu, umat Islam perlu tau apa niat puasa Ramadan ini dan kapan waktu yang paling tepat untuk membaca niat puasa.
Bacaan Niat Puasa Ramadan
Dikutip dari situs resmi baznas.go.id, waktu yang tepat untuk niat puasa Ramadan adalah di malam hari, sebelum fajar (Subuh) tiba. Dalam konteks ini, “malam” diartikan sebagai waktu antara Magrib hingga sebelum terbit fajar (Subuh).
Berdasarkan hadis niat puasa Ramadan, Rasulullah saw. bersabda:
“Barangsiapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak sah puasanya.” (HR. An-Nasa i dan Abu Dawud)
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban:
“Sesungguhnya niat (puasa) adalah pada malam hari, barangsiapa yang berbuka sebelum meniatkan (puasa) pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Ibnu Hibban).
Sehingga waktu yang tepat untuk mengucapkan niat puasa Ramadan adalah di malam hari, sebelum waktu Subuh tiba. Sebaiknya, orang yang akan berpuasa, mengucapkan dalam hati bahwa dirinya akan berpuasa sepanjang bulan Ramadan.
1. Bacaan Niat Puasa Ramadan Setiap Hari di Malam Ramadan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
2. Bacaan Niat Puasa Ramadan Selama Satu Bulan Penuh
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”
Baca juga: Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Sahih
Demikianlah penjelasan mengenai bacaan niat puasa Ramadan dapat dilakukan untuk setiap hari atau untuk satu bulan penuh. Niat puasa Ramadhan wajib dan perlu diperbaharui setiap hari sepanjang bulan suci ini. (Gin)
