Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Hutang Puasa Ramadhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan niat puasa syawal sekaligus bayar hutang, sumber foto: (Katerina Kerdi) by Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan niat puasa syawal sekaligus bayar hutang, sumber foto: (Katerina Kerdi) by Unsplash.com

Apakah bacaan niat puasa syawal sekaligus bayar hutang bisa digabungkan? Banyak umat Muslim yang masih bingung dalam menyikapi perkara yang satu ini. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan hukum fiqh tentang sah atau tidaknya suatu amalan.

Umat Muslim disunnahkan untuk menunaikan puasa Syawal enam hari setelah berakhirnya Hari Idul Fitri. Mengutip buku Refleksi Hari Kemenangan dan Kemerdekaan oleh Tim Redaksi Majalah Tebuireng (2021), puasa Syawal dapat dilakukan setelah tanggal 1 Syawal, baik di tengah maupun di akhir bulan.

Orang yang melakukan puasa ini seperti mendapat pahala layaknya berpuasa selama setahun. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapat pahala seperti puasa setahun penuh.” (HR Muslim).

Bolehkah Melakukan Puasa Syawal Sekaligus Membayar Utang Puasa Ramadhan?

Ilustrasi bacaan niat puasa syawal sekaligus bayar hutang, sumber foto: (Hasan Almasi) by Unsplash.com

Ada beberapa syarat yang perlu ditaati sebelum melaksanakan puasa Syawal. Setiap umat muslim dilarang mempunyai utang puasa apapun ketika akan melakukan puasa Syawal.

Hal ini menandakan bahwa orang yang ingin berpuasa Syawal tidak boleh memiliki utang puasa Ramadhan, entah karena sakit, haid, nifas, atau yang lainnya. Jadi, sangat dianjurkan untuk membayar utang puasa terlebih dahulu agar amalannya diterima oleh Allah.

Bacaan Niat Puasa Syawal

Bacaan niat puasa Syawal sekaligus bayar hutang puasa Ramadhan tentu berbeda. Niat puasa Syawal dapat dilakukan di siang hari, selama Anda belum makan, minum, dan melakukan aktivitas yang membatalkan puasa.

Bacaan niat puasa Syawal yaitu sebagai berikut:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Bacaan Niat Puasa Membayar Utang Ramadhan

Agar bisa melaksanakan puasa Syawal, maka Anda perlu melunasi utang puasa Ramadhan terlebih dahulu. Inilah yang menyebabkan niat puasa Syawal dan bayar utang Ramadhan berbeda. Adapun bacaan niat puasa bayar hutang yaitu sebagai berikut:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT."

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa bacaan niat puasa Syawal sekaligus bayar hutang puasa Ramadhan tidak sama karena keduanya dilaksanakan dalam waktu yang berbeda.

(DLA)