Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Sahur dan Buka Puasa Ramadan Arab, Latin, dan Artinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menjalankan puasa Ramadhan. Foto: unsplash.com/enginakyurt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menjalankan puasa Ramadhan. Foto: unsplash.com/enginakyurt

Sudah hafalkah Anda akan bacaan niat sahur dan buka puasa Ramadan? Jika belum, Anda bisa menggunakan bacaan doa berikut.

Bacaan Niat Sahur dan Buka Puasa Ramadan Arab, Latin, dan Artinya

Bulan Ramadhan segera tiba. Pada bulan tersebut, umat Islam di seluruh dunia diwajibkan untuk menahan diri dari hawa dan nafsu dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari selama satu bulan penuh. Kecuali bagi umat Islam yang sedang mengalami nifas, haid, sakit, maupun perjalanan jauh.

Allah berfirman:

“Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Seperti halnya ibadah lainnya, umat Islam yang hendak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan diwajibkan untuk membaca niat. Mengapa dianjurkan untuk memanjatkan niat puasa saat sahur?

Berdasarkan hadits dari Hafshoh Ummul Mukminin, Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An Nasai, Ibnu Majah, An Nasai, dan Tirmidzi)

Berdasarkan hadits di atas, umat Islam yang hendak melaksanakan puasa bulan Ramadhan dianjurkan untuk membaca niat sebelum fajar datang dan sahur menjadi salah satu waktu yang dapat di pilih.

Ilustrasi membaca niat sahur Ramadhan. Foto: unsplash.com/jeremyyappy

Adapun niat sahur puasa Ramadhan yang dikutip dari buku 89 Kesalahan Seputar Puasa Ramadhan karya Abdurrahman Al-Mukaffi (2019:63), yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla

Artinya, “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Doa Buka Puasa

Di antara sunnah puasa adalah menyegerakan berbuka. Selain itu menjelang buka puasa adalah salah satu waktu diijabahinya permintaan. Maka dari itu, memanjatkan doa adalah hal yang perlu diamalkan. Terdapat dua bacaan doa yang dapat diamalkan umat Islam ketika hendak berbuka puasa, yaitu:

Pertama

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2357, An-Nasa’i no. 3315, At-Thabrani no. 14087, dan Al-Baihaqi no. 1390)

Kedua

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin

Artinya, “Ya Allah, untuk Mu aku berpuasa, dan kepada Mu aku beriman, dan dengan rezeki Mu aku berbuka. Dengan rahmat Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.” (HR. Abu Daud no. 2358, Ibnu Sunni no. 1413, dan At-Thabrani no. 7549)

Nah, sekarang sudah mengerti niat sahur dan doa buka puasa di bulan Ramadhan bukan? Semoga bermanfaat. (MZM)