Bacaan Niat Sholat Tarawih Menjadi Makmum: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat tarawih merupakan sholat yang hanya bisa dikerjakan di bulan Ramadhan yang umumnya ditunaikan secara berjamaah. Agar dapat melaksanakannya sesuai syariat, maka perlu mengetahui bacaan niat sholat tarawih menjadi makmum.
Pada dasarnya, sholat tarawih boleh dilakukan secara sendiri di rumah. Hanya saja, lebih utama jika dikerjakan secara berjamaah.
Mengutip buku Rahasia Puasa Menurut 4 Mazhab oleh Suwaidan (2013), sholat sunnah ini lebih baik dikerjakan di masjid (menurut mazhab Hanafi, Hanbali, dan Syafi'i). Adapun jika dikerjakan di rumah, maka tetap dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah. Niat sholat tarawih berjamaah tentu berbeda dengan niat tarawih sendiri.
Pengertian Makmum
Makmum merupakan sebutan bagi orang yang melakukan sholat secara bersama dan dipandu oleh seorang imam ketika sholat bersama. Ketika melaksanakan sholat berjamaah, gerakan dan bacaan seorang makmum harus dilakukan sesudah imam.
Niat Sholat Tarawih Sebagai Makmum
Berikut adalah niat sholat tarawih menjadi makmum yang perlu dihapalkan jika hendak melaksanakannta secara berjamaah.
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta‘ala”.
Artinya: “Saya niat shalat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.
Syarat Menjadi Makmum
Ada beberapa syarat yang perlu dilakukan untuk menjadi seorang makmum:
• Melafadzkan niat
• Mengikuti imam
• Mengetahui langsung, melihat shaf yang paling belakang, dan mendengarkan aktivitas imam
• Wajib berada satu tempat dengan imam
• Tempat dan posisi makmum tidak berada di depan imam
• Tidak boleh membaca atau melakukan gerakan sholat yang berbeda dengan imam
• Yakin sholat seorang imam sah
• Sholat makmum harus sama dengan imam
• Gerakan makmum tidak boleh mendahului imam
• Makmum tidak boleh melambatkan gerakannya sendiri dari imam lebih dari dua rukun shalat
• Jika imam batal, maka makmum yang sebelah kanan maju ke depan untuk menggantikannya
• Jika imam tidak sengaja lupa atau melakukan kesalahan, maka makmum wajib memberitahukan dengan mengucapkan "subhanallah" bagi makmum laki-laki. Sedangkan bagi makmum perempuan bertepuk tangan sekali.
Niat sholat tarawih sebagai makmum hendaknya dihapalkan bersama dengan bacaan tarawih lainnya. Dengan begitu, diharapkan ibadah tarawih dapat berjalan lancar.
(DLA)0
