Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Sholat Witir Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi niat sholat witir, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi niat sholat witir, sumber foto: https://www.pexels.com/

Sholat witir adalah salah satu sholat yang disunnahkan untuk dikerjakan setelah mengerjakan sholat sunnah lainnya, atau dengan kata lain sholat witir adalah sholat penutup bagi sholat lainnya. Biasanya sholat witir dikerjakan setelah sholat tarawih, atau sholat tahajud. Untuk jumlah rakaat yang dianjurkan oleh Rasulullah dalam mengerjakan sholat witir adalah bejumlah ganjil mulai dari 1, 3, 5 dan seterusnya.

Bagi kalian yang belum tahu mengenai bacaan niat sholat witir dan doa setelah witir berikut adalah penjelesannya.

Bacaan Niat Sholat Witir Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Sholat witir baisanya dikerjakan 3 rakaat dengan 2 salam. Namun, ada juga yang mengerjakan shalat witir 3 rakaat sekaligus dengan 1 salam. Berikut ini bacaan niat shalat witir.

1. Niat Shalat Witir 3 rakaat

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa.

Artinya: “Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa”

2. Niat Shalat Witir Dua Rakaat

Ushallii sunnatam minal witri rak'ataini lillaahhi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta'ala."

3. Niat Shalat Witir satu rakaat

Ushallii sunnatam minal witri rak'atal lillaahhi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta'ala."

Doa Setelah Sholat Witir

Jika setelah selesai sholat witir dianjurkan untuk membaca doa agar semakin lengkap amalan yang dijalankan. Berikut adalah doa sholat witir dan artinya yang dianjurkan untuk dibaca setelah sholat yang dikutip dari buku Tuntunan Praktis Ibadah Sholat, M. Chozin Machmud (2019: 42)

Allahumma innaa nas'aluka iimaanan daaimaan, wan'asaluka qalban khaasyi'an, wanas'aluka 'ilman naafi'an, wanas'aluka yaqiinan shaadiqon, wanas'aluka 'amalan shaalihan, wanas'aluka diinan qayyiman, wanas'aluka khairan katsiran, wanas'alukal 'afwa wal'aafiyata, wanas'aluka tamaamal 'aafiyati, wanas'alukasyukra 'alal 'aafiyati, anas'alukal ghinaa'a 'aninnaasi.

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu'anaa watadhorru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. washallallaahu 'alaa khairi khalqihi muhammadin wa'alaa aalihi washahbihi ajma'iina, walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.

Artinya: "Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia."

"Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."

(WS)