Konten dari Pengguna

Bacaan Renungan Pagi Advent Lengkap dengan Ayat Alkitab

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Renungan Pagi Advent (Foto: StockSnap by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Renungan Pagi Advent (Foto: StockSnap by https://pixabay.com)

Tahukah kamu bahwa Tuhan kita selalu menyertai kita di waktu susah maupun senang? Ya, sebenarnya kita tidak hanya dapat mencari Tuhan di hari Sabat saja. Kapan pun kita dapat mendekatkan diri kepada Tuhan dan bertumbuh bersamaNya. Bagaimana caranya? Umat Kristen dapat membangun hubungan intim bersama Tuhan dengan rajin membaca ayat Alkitab dan renungan setiap hari. Harapannya kamu dapat mengerti lebih dalam keinginan dan kehendak Allah kepada umatNya. Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai bacaan renungan pagi Advent lengkap dengan ayat Alkitab. Renungan ini dapat kamu baca bersama keluarga ataupun secara sendirian sebagai bahan evaluasi diri.

Bacaan untuk Renungan Pagi Lengkap dengan Ayat Alkitab

Ilustrasi Bacaan Renungan Pagi Advent (Foto: StockSnap by https://pixabay.com)

Rutin membaca Alkitab dan renungan pagi sangat bagus untuk pembangunan rohani umat Kristen. Dikutip dari buku Renungan Harian ® yang ditulis oleh Tim Penulis RH (2017: 21), berikut adalah renungan pagi Advent lengkap dengan ayat Alkitab:

Bacaan ayat Alkitab: 1 Raja-raja 19: 9-13

Kegiatan rohani dan kesembuhan ilahi seringkali diminati oleh banyak orang. Adapun kegiatan ini dipromosikan untuk orang percaya yang ingin bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi dan mengalami langsung mukjizatNya. Brosur dan baliho dipasang di sudut-sudut jalan agar orang dapat melihatnya dan ikut acara tersebut. Namun, apakah Yesus pasti datang melalui kegiatan tersebut?

Dalam keadaan tertekan dan lemah, Elia sangat membutuhkan Tuhan. Panggilan sebagai nabi ternyata tidak menjadikannya selalu tampil hebat. Ia juga merasa lelah dan mengalami stress berat. Ia merasa bahwa dirinya yang hidup dengan benar masih membutuhkan Allah di sampingnya. Kemudian, ia mencari Tuhan dalam angin besar dan gempa bumi, tetapi Tuhan tidak muncul. Tuhan justru muncul dan menyatakan diriNya melalui angin sepoi-sepoi, sungguh kehadiran yang sangat sederhana.

Begitu pula dalam kehidupan kita. Tuhan dapat menemui kita melalui hal-hal yang tampak sederhana, bukan melalui hal-hal yang hebat. Suatu hal yang perlu kita lakukan adalah peka akan kehadiran Tuhan. Semoga renungan pagi Advent lengkap di atas bermanfaat bagi kamu! (CHL)