Bacaan Rukun Shalat Mudah Dihafal Lengkap

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam, Shalat fardhu dilakukan sebanyak 5 waktu dan memiliki bacaan rukun shalat yang menyertainya. Shalat sendiri terdiri dari shalat fardhu dan sunnah. Menunaikan ibadah utama ini harus khusyuk agar mendapatkan pahala Allah SWT. Oleh karenanya, perlu adanya tuntunan shalat dan menghafal bacaan-bacaan shalat terlebih dulu.
Seperti yang kita ketahui, rukun shalat berjumlah lima, yakni membaca takbiratul ihram, membaca surat al-Fatihah, membaca tahiyyat akhir, membaca shalawat saat tahiyyat akhir, dan salam pertama.
Bacaan Rukun Shalat Lengkap
Berikut ini akan akan dijelaskan secara lengkap rukun-rukun tersebut sebagaimana kami sarikan dari karya Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani, Nihâyah al-Zain (Jakarta: Dar al-Kutub al-Islamiyyah, 2002), hal. 55-63:
1. Bacaan Takbiratul Ihram
Allâhu Akbar “Allah Maha Besar”
2. Bacaan Surat al-Fatihah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Bismillâhirrahmânirrahîm (1) Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn (2) Ar-Rahmânir Rahîm (3) Mâliki yaumiddîn (4) Iyyâka na’budu wa iyyâka nasta’în (5) Ihdinash shirâthal mustaqîm (6) Shirâthal ladzîna an’amta ‘alaihim ghoiril maghdzûbi ‘alaihim waladldlâllîn (7)
3. Bacaan Rukuk dan itidal
Saat ruku, bacaan doa yang dilafalkan yaitu berbunyi “Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali).
Setelah itu itidal membaca: “Sami’alloohu liman hamidah”. Kemudian membaca doa itidal sebagai berikut. “Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu“
4. Bacaan Sujud
Adapun doa sujud yang harus diucapkan adalah:
“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih” sebanyak 3 kali.
Kemudian posisi duduk diantara dua sujud dengan membaca:
“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii”.
5. Bacaan Tahiyyat Akhir
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ
Attahiyyâtul mubârakâtush shalawâtut thoyyibâtu liLlâh, assalâmu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatuLlâhi wabarakâtuh, assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhish shâlihîn, asyhadu al-lâ ilâha illa-Llah, wa asyhadu anna muhammadar rasûlullah
6. Bacaan shalawat Nabi sesudah tasyahhud akhir اَلَّلهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمّدْ Allahumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad
7. Salam
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Assalâmu ‘alaikum warohmatullâh “Salam dan rahmat Allah (semoga tercurahkan) bagi kalian semua”(ANG)
