Konten dari Pengguna

Bacaan Sayyidul Istighfar untuk Diamalkan Umat Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Sayyidul Istighfar, Foto: Pexels/Ahmet Polat
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Sayyidul Istighfar, Foto: Pexels/Ahmet Polat

Umat Muslim seperti kita diajari oleh agama Islam supaya selalu mengingat Allah ketika mengerjakan kegiatan di kehidupan sehari-hari. Ada beragam cara untuk mengingat Allah , misalnya beribadah, beramal saleh, sampai membaca kalimat yang disukai oleh Allah. Contoh dari kalimat tersebut adalah kalimat sayyidul istighfar. Ucapan sayyidul istighfar sangat disarankan bagi kita untuk sering membacanya, apalagi segala hal baik yang berangkat dari keinginan untuk mendapatkan ridha Allah SWT akan memberi manfaat bagi kita, sekecil apapun perbuatannya. Hal itu juga terjadi pada kita bila kita membaca sayyidul istighfar. Jadi, untuk menambah manfaat dalam kehidupanmu kamu, berikut bacaan sayyidul istighfar.

Bacaan Sayyidul Istighfar

Dilansir dari buku Matematika Pahala oleh Asrifin An Nakhrawie, S. Ag (2020:199), istighfar ialah permohonan ampun yang datang dari hamba kepada Tuhan atas segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan. Tentu, Allah sangat menyukai hamba-Nya yang senantiasa menginstropeksi akan dirinya sendiri dan teringat akan dosa dan kesalahnnya sehingga terus-menerus memohon ampun kepada Allah. Oleh karena itu, kalimat istighfar adalah salah satu kalimat yang paling dicintai Allah.

Ilustrasi Bacaan Sayyidul Istighfar, Foto: Pexels/Syed Nouman

Salah satu bentuk dari istighfar adalah sayyidul istighfar. Inilah bacaan sayyidul istighfar dan artinya:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Bacaan ini memiliki arti: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada Tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai janji-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Pada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu kepadaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau,” (HR. Bukhari no. 6306).

Demikian doa sayyidul istighfar dan maknanya. Semoga bisa memotivasi kita untuk terus beistighfar. (LOV)