Bacaan Sayyidul Istighfar yang Benar Lengkap Keutamaannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istigfar merupakan merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam agama Islam. Bacaan istigfar sendiri ada beberapa macam. Salah satunya adalah sayyidul istighfar. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana bacaan sayyidul istighfar yang benar?
Sebab, di dalam bacaan tersebut mengandung ikrar seorang hamba bahwa hanya Allah Swt yang berhak disembah. Di sisi lain, terdapat keutamaan besar bagi umat Islam yang mengamalkan bacaan sayyidul istighfar.
Bacaan Sayyidul Istighfar yang Benar
Dikutip dari buku Taddabur Doa Sehari-hari, Jamal Ahmad (2023), bacaan sayyidul istighfar memiliki kandungan ungkapan indah berupa ikrar seorang hamba kepada Allah Swt. semata berkenaan dengan kerububiyahan dan keilahiyahan.
Sebab, dalam bacaan tersebut manusia menyadari bahwa Allah Swt. sang maha pencipta dan mengakui bahwa pernah ada janji yang diterima, berharap terhadap segalanya yang dijanjikan-Nya.
Adapun bacaan sayyidul istighfar yang benar berdasarkan sebuah hadis dari Syaddad bin Aus, Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Penghulu istigfar adalah apabila engkau membaca:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. a’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbi, faghfirliy fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.“
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau).” (HR. Bukhari no. 6306)
Keutamaan Mengamalkan Sayyidul Istighfar
Ada banyak sekali keutamaan dari mengamalkannya. Salah satunya adalah menjadi salah satu penghuni surga. Sebagaimana lanjutan hadis di atas, Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari no. 6306)
Baca Juga: Keutamaan Istighfar dan Dalil Pendukungnya
Demikianlah informasi tentang bacaan sayyidul istighfar yang benar. Semoga dengan mengetahui bacaan yang benar dan keutamaannya membuat lebih semangat dalam mengamalkan bacaan di atas agar bisa mendapatkan surga Allah Swt. (MZM)
