Konten dari Pengguna

Bacaan Sujud Syukur dan Tata Caranya Diamalkan Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sujud syukur. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sujud syukur. Sumber: Unsplash

Sujud syukur merupakan salah satu hal yang umum dilakukan oleh umat muslim ketika mendapat kabar yang menggembirakan. Hal ini sendiri dilakukan semata-mata untuk mengungkapkan rasa syukur atau rasa terimakasih seorang muslim terhadap kebaikan Allah SWT. Oleh sebab itu, ketika melakukan sujud tersebut, kita dianjurkan pula untuk memanjatkan bacaan sujud syukur untuk berterimakasih kepada Allah.

Mengutip dari buku Sukses Dunia Akhirat dengan Doa-Doa Harian, Mahmud Asy-Syafrowi (2018: 134), melaksanakan sujud syukur sendiri merupakan bagian dari kebiasaan atau sunnah Rasulullah ketika mendapat kabar baik atau kabar gembira sebagaimana isi hadist berikut: “Apabila Nabi Muhammad SAW menerima berita yang menggembirakannya, biasanya beliau terus bersujud kepada Allah SWT.” (HR. Abu Dawud)

Pelaksanaan sujud syukur sendiri tidak termasuk bagian dari sholat, maka hal tersebut dapat dilakukan kapan saja. Namun saat melakukan sujud syukur sendiri, seorang muslim dianjurkan untuk tetap dalam keadaan suci dari najis, menutup auratnya serta bersujud menghadap kiblat. Meskipun begitu, adapula ulama yang berpendapat bahwa sujud syukur dapat dilakukan kapan saja tanpa syarat apapun.

Bacaan Sujud Syukur yang Dapat Diamalkan Umat Muslim

Adapun selama sujud tersebut, kita dapat memanjatkan berbagai pujian terhadap Allah seperti membaca kalimah tahmid, tasbih ataupun kalimat pujian lainnya. Misalnya saja dengan memanjatkan bacaan sujud syukur seperti berikut ini:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Subhaanalloh walhamdulillah wa laa ilaaha illalloh walloohu akbar walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim

Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha besar, dan tiada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah yang Maha tinggi dan Maha agung.”

Selain bacaan tadi, ada pula bacaan sujud syukur lainnya yang dapat dipanjatkan umat muslim untuk menyatakan rasa syukurnya terhadap kebaikan dan keberkahan dari Allah dengan kalimat berikut:

سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ

“Sajada wajhiya lilladzii kholaqohu washowwarohu wasyaqo sam’ahu wa bashorohu bihaulili wa quwwatihi fatabaa ro kallaahu ahsanul khooliqiin”

Artinya : “Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta.”

Mensyukuri nikmat Allah dengan cara bersujud merupakan ibadah amalan baik yang dapat dilakukan oleh umat muslim. Di samping itu, mengamalkan sifat bersyukur itu sendiri juga akan mendatangkan banyak keberkahan bagi umat muslim karena Allah SWT kelak akan menambahkan nikmat-Nya tersebut.

Oleh sebab itu, ketika hendak melaksanakan sujud syukur tadi, kita bisa memanjatkan bacaan sujud syukur dengan kalimat pujian sebagai ungkapan rasa terima kasih kita terhadap segala nikmat yang telah Allah berikan. Semoga informasi singkat tentang bacaan sujud syukur tadi dapat bermanfaat. (HAI)