Konten dari Pengguna

Bacaan Surah Al-Muzzammil Ayat 1 - 20 dan Artinya Lengkap

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan dan arti surat Al Muzzammil lengkap, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan dan arti surat Al Muzzammil lengkap, sumber foto: https://www.pexels.com/

Di dalam Alquran, terdapat surat Al Muzzammil ayat 1-20. Dikutip dari buku Tafsir Al-Quranul Majid An-Nur Jilid 4, Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy (2000: 439) surat Al-Muzzammil bermakna orang yang berselimut. Surat Al-Muzzammil diturunkan di Kota Mekkah sesudah surat Al-Qalam kecuali ayat 10, 11, 12, dan 20.

Surat ini menjelaskan beberapa petunjuk untuk nabi Muhammad SAW agar menguatkan tubuh dan jiwanya memikul beban risalah dan perintah bersabar serta tidak mempedulikan ancaman-ancaman orang musyrik.

Bacaan Surah Al-Muzzammil Ayat 1 - 20 dan Artinya Lengkap

Ilustrasi bacaan dan arti surat Al Muzzammil lengkap, sumber foto: https://www.pexels.com/

Inilah bacaan surat Al-Muzzammil lengkap ayat 1 – 20 yang dikutip dari Al-Quran Online Kementerian Agama Republik Indonesia:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ

yā ayyuhal-muzzammil

Artinya: "Wahai orang yang berselimut (Muhammad)!"

قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًاۙ

qumil-laila illā qalīlā

Artinya: "Bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil,"

نِّصْفَهٗٓ اَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلًاۙ

niṣfahū awingquṣ min-hu qalīlā

Artinya: "(yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu,"

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

au zid 'alaihi wa rattilil-qur`āna tartīlā

Artinya: "atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan."

اِنَّا سَنُلْقِيْ عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيْلًا

innā sanulqī 'alaika qaulan ṡaqīlā

Artinya: "Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu.

اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ

inna nāsyi`atal-laili hiya asyaddu waṭ`aw wa aqwamu qīlā

Artinya: "Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan."

اِنَّ لَكَ فِى النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيْلًاۗ

inna laka fin-nahāri sab-ḥan ṭawīlā

Artinya: "Sesungguhnya pada siang hari engkau sangat sibuk dengan urusan-urusan yang panjang."

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ اِلَيْهِ تَبْتِيْلًاۗ

ważkurisma rabbika wa tabattal ilaihi tabtīlā

Artinya: "Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati."

رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيْلًا

rabbul-masyriqi wal-magribi lā ilāha illā huwa fattakhiż-hu wakīlā

Artinya: "(Dialah) Tuhan timur dan barat, tidak ada tuhan selain Dia, maka jadikanlah Dia sebagai pelindung."

وَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا

waṣbir 'alā mā yaqụlụna wahjur-hum hajran jamīlā

Artinya: "Dan bersabarlah (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik."

وَذَرْنِيْ وَالْمُكَذِّبِيْنَ اُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيْلًا

wa żarnī wal-mukażżibīna ulin-na'mati wa mahhil-hum qalīlā

Artinya: "Dan biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang-orang yang mendustakan, yang memiliki segala kenikmatan hidup, dan berilah mereka penangguhan sebentar."

اِنَّ لَدَيْنَآ اَنْكَالًا وَّجَحِيْمًاۙ

inna ladainā angkālaw wa jaḥīmā

Artinya: "Sungguh, di sisi Kami ada belenggu-belenggu (yang berat) dan neraka yang menyala-nyala,"

وَّطَعَامًا ذَا غُصَّةٍ وَّعَذَابًا اَلِيْمًا

wa ṭa'āman żā guṣṣatiw wa 'ażāban alīmā

Artinya: "dan (ada) makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih."

يَوْمَ تَرْجُفُ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ وَكَانَتِ الْجِبَالُ كَثِيْبًا مَّهِيْلًا

yauma tarjuful-arḍu wal-jibālu wa kānatil-jibālu kaṡībam mahīlā

Artinya: "(Ingatlah) pada hari (ketika) bumi dan gunung-gunung berguncang keras, dan menjadilah gunung-gunung itu seperti onggokan pasir yang dicurahkan."

اِنَّآ اَرْسَلْنَآ اِلَيْكُمْ رَسُوْلًا ەۙ شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَآ اَرْسَلْنَآ اِلٰى فِرْعَوْنَ رَسُوْلًا ۗ

innā arsalnā ilaikum rasụlan syāhidan 'alaikum kamā arsalnā ilā fir'auna rasụlā

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang Rasul (Muhammad) kepada kamu, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul kepada Fir‘aun."

فَعَصٰى فِرْعَوْنُ الرَّسُوْلَ فَاَخَذْنٰهُ اَخْذًا وَّبِيْلًاۚ

fa 'aṣā fir'aunur-rasụla fa akhażnāhu akhżaw wabīlā

Artinya: "Namun Fir‘aun mendurhakai Rasul itu, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang berat."

فَكَيْفَ تَتَّقُوْنَ اِنْ كَفَرْتُمْ يَوْمًا يَّجْعَلُ الْوِلْدَانَ شِيْبًاۖ

fa kaifa tattaqụna ing kafartum yaumay yaj'alul-wildāna syībā

Artinya: "Lalu bagaimanakah kamu akan dapat menjaga dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban."

ۨالسَّمَاۤءُ مُنْفَطِرٌۢ بِهٖۗ كَانَ وَعْدُهٗ مَفْعُوْلًا

as-samā`u munfaṭirum bih, kāna wa'duhụ maf'ụlā

Artinya: "Langit terbelah pada hari itu. Janji Allah pasti terlaksana."

اِنَّ هٰذِهٖ تَذْكِرَةٌ ۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا

inna hāżihī tażkirah, fa man syā`attakhaża ilā rabbihī sabīlā

Artinya: "Sungguh, ini adalah peringatan. Barangsiapa menghendaki, niscaya dia mengambil jalan (yang lurus) kepada Tuhannya."

۞ اِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ اَنَّكَ تَقُوْمُ اَدْنٰى مِنْ ثُلُثَيِ الَّيْلِ وَنِصْفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَاۤىِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيْنَ مَعَكَۗ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَۗ عَلِمَ اَنْ لَّنْ تُحْصُوْهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ عَلِمَ اَنْ سَيَكُوْنُ مِنْكُمْ مَّرْضٰىۙ وَاٰخَرُوْنَ يَضْرِبُوْنَ فِى الْاَرْضِ يَبْتَغُوْنَ مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ ۙوَاٰخَرُوْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۖفَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُۙ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقْرِضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًاۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۙهُوَ خَيْرًا وَّاَعْظَمَ اَجْرًاۗ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

inna rabbaka ya'lamu annaka taqụmu adnā min ṡuluṡayil-laili wa niṣfahụ wa ṡuluṡahụ wa ṭā`ifatum minallażīna ma'ak, wallāhu yuqaddirul-laila wan-nahār, 'alima al lan tuḥṣụhu fa tāba 'alaikum faqra`ụ mā tayassara minal-qur`ān, 'alima an sayakụnu mingkum marḍā wa ākharụna yaḍribụna fil-arḍi yabtagụna min faḍlillāhi wa ākharụna yuqātilụna fī sabīlillāhi faqra`ụ mā tayassara min-hu wa aqīmuṣ-ṣalāta wa ātuz-zakāta wa aqriḍullāha qarḍan ḥasanā, wa mā tuqaddimụ li`anfusikum min khairin tajidụhu 'indallāhi huwa khairaw wa a'ẓama ajrā, wastagfirullāh, innallāha gafụrur raḥīm

Artinya: "Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an; Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah; dan yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Demikian bacaan dari surat Al-Muzzammil ayat 1-20 lengkap dengan latin dan artinya yang bisa dijadikan hafalan. (WWN)