Bacaan Surat Al Fath Ayat 28-29 Arti dan Kandungannya Lengkap

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Fath merupakan salah satu kelompok surat Madaniyah sebab turun di kota Madinah. Surat ini terdiri dari 29 ayat. Adapun dari arti Surat Al Fath itu sendiri adalah kemenangan. Pada pembahasan kali ini, bersama-sama kita akan belajar memahami 2 dari 29 ayat dalam Surat Al Fath.
Bacaan Surat Al Fath Ayat 28 - 29
هُوَ الَّذِيْٓ اَرْسَلَ رَسُوْلَهٗ بِالْهُدٰى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهٗ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهٖ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا - ٢٨
Artinya: Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.
مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللّٰهِ ۗوَالَّذِيْنَ مَعَهٗٓ اَشِدَّاۤءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاۤءُ بَيْنَهُمْ تَرٰىهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَّبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيْمَاهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ مِّنْ اَثَرِ السُّجُوْدِ ۗذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰىةِ ۖوَمَثَلُهُمْ فِى الْاِنْجِيْلِۚ كَزَرْعٍ اَخْرَجَ شَطْـَٔهٗ فَاٰزَرَهٗ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوٰى عَلٰى سُوْقِهٖ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيْظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗوَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا ࣖ - ٢٩
Artinya: Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.
Jika dipahami secara umum, bacaan ayat 28 dalam Surat Al Fath Allah berfirman dan membuktikan kebenaran bahwa Rasul diutus oleh Allah dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Adapun penjelasan secara mendalam mengenai ayat 28 disampaikan oleh Dato Philosopher Dr. Halo-N, dkk. dalam bukunya yang berjudul Al Fathun Nawa Jilid 1. Dato Philosopher Dr. Halo-N, dkk. (2016: 292) menjelaskan bahwa Surat Al Fath ayat 28 termasuk dalam sumber prinsip dan falsafah.
Surat Al Fath ayat28 menjelaskan tiga aspek, yakni:
Secara jelas menerangkan bahwa setiap rasul diutus oleh Allah SWT membawa petunjuk dan agama (gaya dan cara hidup) yang sebenarnya.
Secara jelas menerangkan bahwa petunjuk dan agama yang diperkenalkan merupakan asal furqan, yakni kandungan perubahan dan pembaharuan. Oleh sebab itu, agama menjadi pegangan dan panduan mutlak bagi manusia dalam menggambarkan dirinya sebagai khalifah Allah SWT di muka bumi.
Secara jelas menerangkan bahwa petunjuk dan agama yang di bawa oleh para rasul tetap mendapat perhatian Allah SWT sendiri menjadi saksi terhadapnya.
Nabi Muhammad Utusan Allah
Ayat ke-29 dalam Surat Al Fath secara jelas Allah berfirman bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan utusan Allah SWT. Jadi, tak ada lagi keraguan bagi umat muslim mengenai Rasulullah SAW sebagai utusan Allah. Prinsipnya, kita perlu mengimani enam rukun iman yang salah satunya adalah iman kepada Rasul-Rasul Allah.
Ingatlah untuk selalu belajar agama dengan ustaz atau guru agama, ya! Wallahu a’lam bish-shawab. Barakallahu Fiikum. (AA)
