Konten dari Pengguna

Bacaan Surat Al Kafirun Sering Dilafalkan Rasulullah Saat Sholat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan surat Al Kafirun yang biasa dibaca dalam sholat. Sumber: Wishqatar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan surat Al Kafirun yang biasa dibaca dalam sholat. Sumber: Wishqatar

Bacaan Surat Al Kafirun merupakan salah satu surat pendek yang kerap kali dilafalkan oleh Rasulullah SAW pada saat beliau menunaikan ibadah sholat. Adapun bacaan tersebut sering dilafalkan pada ibadah sholat sunnah fajar dan sholat sunnah setelah sholat magrib.

Hal tersebut sendiri pernah disampaikan beberapa ulama melalui hadist Rasulullah SAW, yang memiliki arti sebagai berikut: “Dari Ibnu Umar ra berkata, ‘Aku memperhatikan Rasulullah Saw selama dua puluh kali, saat shalat dua rakaat setelah Maghrib dan shalat dua rakaat sebelum Subuh beliau senantiasa membaca qul yaa ayyuhal kaafirun dan qul huwallahu ahad.’ (HR. Nasa’i)”

Berdasarkan hadist tadi, pada saat sholat fajar dan sholat dua rakaat setelah magrib, Rasululah tidak hanya melafalkan bacaan sholat berupa surat Al Kafirun saja, namun juga membaca surat Al Ikhlas. Adapun keistimewaan dari rutin melafalkan bacaan surat pendek tersebut dalam sholat ialah menanamkan ketauhidan para umat muslim kepada Allah SWT.

Bacaan Surat Al Kafirun Beserta Terjemahnya

Bagi kamu yang tengah mencari bacaan surat Al Kafirun, berikut bacaan surat pendek dalam bahasa Arab, latin beserta dengan terjemahannya yang bisa kamu pelajari.

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ

Qul yā ayyuhal-kāfirụn

“Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!

لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ

Lā a'budu mā ta'budụn

“Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ

Wa lā antum 'ābidụna mā a'bud

“Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ

Wa lā ana 'ābidum mā 'abattum

“Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ

Wa lā antum 'ābidụna mā a'bud

“Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ

Lakum dīnukum wa liya dīn

“Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”

Sebagai umat muslim yang beriman, ada baiknya jika kita turut menunaikan sunnah-sunnah yang sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW saat mengerjakan ibadah sholat. Salah satunya ialah menunaikan sholat sunnah fajar dan sholat ba’diya magrib, serta melafalkan bacaan surat Al Kafirun dan Al Ikhlas saat mengerjakan ibadah sholat tersebut. (HAI)