Konten dari Pengguna

Bacaan Surat Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis beserta Hikmahnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Surat Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis.  Sumber Unsplash/Slashio Photography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Surat Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis. Sumber Unsplash/Slashio Photography

Kandungan surat dalam Al-Quran berisi petunjuk dan pedoman hidup bagi umat Islam. Seperti yang terdapat pada bacaan surat Ali Imran ayat 190-191 tentang berpikir kritis.

Berpikir kritis adalah sebuah proses yang digunakan untuk menafsirkan dan mengevaluasi informasi. Berpikir kritis merupakan proses dengan cara mengenal dan menganalisis suatu hal.

Mengetahui Isi Bacaan Surat Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis

Ilustrasi Bacaan Surat Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis. Sumber Unsplash/Bimbingan Islam

Berpikir kritis terhadap bacaan Al-Quran artinya berusaha memahami, menganalisis, dan merenungi kandungan ayat pada surat. Berdasarkan buku Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, Marlina Hidayanti (2022:43), berikut adalah isi bacaan surat Ali Imran ayat 190-191 tentang berpikir kritis.

اِنَّ فِىۡ خَلۡقِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ وَاخۡتِلَافِ الَّيۡلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الۡاَلۡبَابِ ۚۖ‏

الَّذِيۡنَ يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوۡدًا وَّعَلٰى جُنُوۡبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُوۡنَ فِىۡ خَلۡقِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ​ۚ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هٰذَا بَاطِلًا ۚ سُبۡحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ‏

Inna fii khalqis-samaawaati wal-ardi wakhtilaafil-laili wan-nahaari la'aayaatil li'ulil-albaab. Al-lazina yazkurunallaha qiyamaw wa qu'udaw wa 'ala junubihim wa yatafakkaruna fi khalqis-samawati wal-ard, rabbana ma khalaqta haza batila, subhanaka fa qina 'azaban-nar.

Artinya: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah Swt) bagi orang-orang yang berakal,

yaitu orang-orang yang senantiasa mengingat Allah Swt dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring, dan memikirkan penciptaan langit dan bumi (seraya berkata),

"Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari siksa api neraka" (QS. Ali Imran 3:190-191).

QS Ali Imran 3:190 menjelaskan bahwa dalam penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah Swt bagi ulul albab alias orang-orang yang berakal. Orang-orang yang mau berpikir. Orang-orang yang mau memperhatikan alam. Orang-orang yang kritis.

Sedangkan QS Ali Imran 3:191 menjelaskan bahwa ulul albab adalah orang yang banyak berdzikir dan bertafakur. Ia berdzikir dalam segala kondisi baik saat berdiri, duduk ataupun berbaring

la juga mentafakuri (memikirkan) penciptaan alam ini, hingga sampai pada kesimpulan bahwa Allah Swt. menciptakan alam tidak ada yang sia-sia. Maka ia pun berdoa kepada Allah Swt. memohon perlindungan dari siksa neraka.

Hikmah dan Manfaat Berpikir Kritis

Ilustrasi Bacaan Surat Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis. Sumber Unsplash/Ahmed

Adapun hikmah dan manfaat berpikir kritis adalah sebagai berikut:

  1. Dapat memahami makna-makna yang tersembunyi dibalik penciptaan alam semesta dan fenomena yang terjadi.

  2. Dapat memanfaatkan alam untuk kepentingan umat.

  3. Semakin tertantang untuk melakukan penelitian terhadap fenomena alam yang terjadi.

  4. Semakin bersyukur kepada Allah Swt. atas anugerah berupa akal sehat.

  5. Mampu mengembangkan IPTEK dengan mengambil inspirasi dari segala ciptaan Allah Swt.

  6. Menemukan jawaban dari misteri penciptaan alam melalui penelitian.

  7. Semakin bertambah keyakinan tentang adanya hari pembalasan.

  8. Semakin termotivasi untuk menjadi orang yang visioner.

  9. Semakin bersemangat dalam mengumpulkan bekal untuk akhirat.

Baca juga: Bacaan Surat Al-A’la, Lengkap dengan Makna yang Terkandung di Dalamnya

Demikian tafsir bacaan surat Ali Imran ayat 190-191 tentang berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis penting dalam merumuskan, mengidentifikasi, menafsirkan, dan memecahkan masalah.(DK)