Bacaan Surat An Naml Ayat 16 Lengkap dengan Hukum Tajwidnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat An Naml itu artinya adalah semut-semut. Surat An Naml ayat 16 merupakan salah satu firman Allah yang menjelaskan tentang kemampuan Nabi Sulaiman as. Di dalam ajaran agama Islam, Nabi Sulaiman merupakan salah satu nabi yang diberikan mukjizat oleh Allah SWT berupa memahami bahasa hewan. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang bacaan Surat An Naml dan hukum tajwidnya.
Bacaan Surat An Naml Ayat 16
وَوَرِثَ سُلَيْمٰنُ دَاوٗدَ وَقَالَ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَاُوْتِيْنَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍۗ اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِيْنُ - ١٦
Artinya: Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud, dan dia (Sulaiman) berkata, “Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata.
Ayat tersebut terdiri dari kalimat yang cukup singkat. Namun, sebagai umat muslim yang dianjurkan untuk membaca Alquran. Sudah sepatutnya kita membaca firman Allah sesuai dengan tajwidnya. Sebenarnya, apa itu tajwid?
Pengertian Tajwid
Marzuki dan Sun Choirol dalam bukunya yang berjudul Dasar-Dasar Ilmu Tajwid menjelaskan tentang pengertian ilmu tajwid. Secara etimologis, tajwid berasal dari bahasa Arab jawwada – yujawwidu – tajwid yang berarti tahsin yang artinya memperbaiki (Marzuki dan Sun, 2020: 28).
Kemudian, secara terminologis tajwid menurut Al Murshifi dan Qamhawi, yaitu:
Mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluar huruf, serta memberi hak dan mustahaq-nya dari sifat huruf”.
Tujuan dari memperlajari ilmu tajwid bagi umat muslim adalah supaya dapat membaca ayat Alquran dengan baik dan seseuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sehingga dapat mengurangi dari kesalahan-kesalahan saat membaca Alquran. Supaya paham beberapa hukum tajwid, mari kita simak penjelasan tajwid yang ada pada ayat ke-16 Surat An Naml.
Hukum Tajwid pada Surat An Naml Ayat 16
وَوَرِثَ سُلَيْمٰنُ دَاوٗدَ وَقَالَ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَاُوْتِيْنَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍۗ اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِيْنُ - ١٦
Mad Thabi’I, bacaan panjang yang asli. Bacaan dibaca sepanjang dua harakat (satu alif). Salah satu bentuk mad thabi’i pada ayat tersebut adalah دَاوٗدَ.
Ikhfa, yakni menyamarkan suara nun sukun atau tanwin ketika bertemu salah satu huruf ikhfa. Adapun contoh ikhfa dalam Surat An Naml ayat 16, yaitu مَنْطِقَ dan مِنْ كُلِّ
Gimana, sekarang sudah paham hukum tajwid dari Surat An Naml ayat 16 kan? Apa Anda menemukan hukum tajwid yang terlewat? Tuliskan di kolom komentar, ya! Semoga Allah SWT menjadikan hamba yang senantiasa belajar dan mengajar di jalan yang Allah ridai. (AA)
