Bacaan Takbiran Lengkap Latin, Terjemahan, dan Waktu untuk Melafalkannya

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari raya Idul Fitri akan segera tiba, persiapan takbiran, sajian, bahkan hantaran pun sudah dilaksanakan umat muslim. Dijelaskan Nurcholish Madjid dalam buku "Dialog Bersama Cak Nur Merenungi Makna dan Hikmah Ibadah Puasa", Idul Fitri memiliki makna sebagai perayaan atau hari besar yang berulang setiap tahunnya. Idul Fitri juga bermakna hari berbuka, suatu hari dimana umat Islam diperbolehkan untuk kembali makan, minum, dan melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak diperbolehkan ketika berpuasa di kala Ramadhan.
Perayaan Idul Fitri biasanya dimulai dengan pengumandangan takbir sejak malam ketika Ramadhan berakhir hingga hari raya tiba. Simak bacaan takbiran Idul Fitri beserta waktu pelafalannya dalam penjelasan di bawah ini!
Bacaan Takbiran Latin dan Terjemahan
Ali bin Umar ad-Daru Qutni dalam kitabnya Sunan ad-Daru Qutni menjelaskan jika takbir Idul Fitri dibaca tiga kali, dengan lafal bacaan sebagai berikut,
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar.
Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar”.
Dilansir dari islam.nu.or.id, selain lafal diatas, bacaan takbir dapat ditambah dengan dzikir-takbir lengkap yang bersumber dari hadis Imam Muslim berikut,
Allaahu akbar kabiiraa, walhamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa, laa ilaaha illallaahu wa laa na‘budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa law karihal kaafiruun, laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Artinya: “Allah maha besar. Segala puji yang bagi Allah. Maha suci Allah di waktu pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah Tuhan kecuali kepada-Nya, memurnikan atas-Nya sebuah agama walaupun kaum kafir membencinya. Tiada tuhan selain Allah yang Esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan memorak-poranda pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar”.
Takbir yang umum dilafalkan masyarakat dibawah ini juga cukup baik dan tidak masalah dan untuk dibaca yakni,
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.
Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar. Segala puji bagi diri-Nya”.
Waktu Takbiran Idul Fitri
Mayoritas ulama berpendapat jika permulaan membaca takbir Idul Fitri adalah sejak munculnya hilal pada malam Idul Fitri (satu Syawal) hingga imam mempimpin shalat keesoakn paginya. Menurut Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar, hukum bertakbir ini adalah sunah. Wallahu a’lam bish-shawab. (AA)
