Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Kucing Berkembang Biak dan Ciri-Ciri saat Akan Melahirkan?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana cara kucing berkembang biak? Foto: unsplash.com/jarispics
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana cara kucing berkembang biak? Foto: unsplash.com/jarispics

Bagaimana cara kucing berkembang biak? Pertanyaan tersebut sering kali dilontarkan anak-anak kecil saat melihat induk kucing bersama anaknya.

Sebagaimana yang kita ketahui, kucing menjadi salah satu hewan yang sering ditemui dan banyak dipelihara, terutama di Indonesia. Kucing sering menjadi media hiburan bagi manusia.

Tingkahnya yang lucu nan menggemaskan membuat banyak orang sulit untuk tidak memilikinya. Selain itu, kucing dikenal sebagai salah satu hewan yang kerap gonta-ganti pasangan dan memiliki banyak anak.

Untuk mengetahui bagaimana cara kucing berkembang biak hingga ciri-ciri saat akan melahirkan, simak selengkapnya di bawah ini.

Berkembang Biak dengan Melahirkan

Ilustrasi kucing. Foto: Pexels

Dikutip dari buku Panduan Belajar Dan Evaluasi IPA karya Neti Lim DKK (2009: 18), kucing merupakan salah satu hewan dengan perkembangbiakan secara kawin dan mengeluarkan anak dengan cara melahirkan.

Itu artinya, untuk berkembang biak, kucing jantan dan betina harus saling melakukan perkawinan. Anak kucing berasal dari benih kucing betina yang bertemu dengan benih kucing jantan. Benih kucing betina ini disebut sel telur (sel ovum). Adapun benih kucing jantan disebut sel sperma.

Pertemuan sel sperma dan sel ovum ini dinamakan perkawinan. Sel sperma akan membuahi sel ovum hingga menghasilkan zigot.

Zigot akan tumbuh dan berkembang di dalam rahim induk kucing betina. Selanjutnya, bayi kucing dilahirkan induk kucing betina. Cara kucing berkembang biak ini disebut juga sebagai vivipar.

Ciri-Ciri Saat Akan Melahirkan

Ilustrasi kucing yang sedang hamil lebih sering tidur. Foto: Pexels

Adapun ciri-ciri seekor kucing betina akan melahirkan yang perlu diketahui para pecinta kucing adalah sebagai berikut.

1. Mencari Tempat Sepi dan Nyaman

Beberapa hari sebelum melahirkan, kucing betina akan mencari tempat yang nyaman, aman, dan tenang untuk melahirkan. Biasanya, kucing betina melahirkan di bawah tempat tidur maupun di dalam lemari.

2. Sering Tidur

Rata-rata, kucing tidur sekitar 15-16 jam dalam sehari. Namun apabila kucing menghabiskan waktu sekitar 20 jam untuk tidur, kemungkinan bahwa ia akan segera melahirkan. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan diri dan juga stamina saat melahirkan nanti.

3. Banyak Mengeong

Hal lainnya yang sering terjadi saat seorang induk kucing yang akan melahirkan adalah mengeong secara terus menerus. Biasanya hal ini terjadi beberapa waktu, terutama menjelang proses melahirkan. Hal ini dilakukan untuk menghidari anak kucing dibawa dan dimakan kucing jantan.

4. Nafsu Makan Berkurang

Tanda-tanda kucing yang akan melahirkan adalah nafsu makannya berkurang. Biasanya kasus ini terjadi lantaran kucing susah gerak dan lemas. Sehingga kucing malas untuk bergerak.

Lama Proses Kucing Hamil

Ilustrasi kucing yang hamil dengan perut membesar. Foto: Pexels

Lama proses kucing hamil umumnya berlangsung antara 63-67 hari, tapi sulit untuk mengetahui secara pasti berapa lama kucing hamil. Setiap kucing bisa memiliki waktu yang berbeda-beda, tergantung dari kesehatan dan faktor lainnya.

Menurut laman Dutch Cats, masa kehamilan kucing dapat bervariasi, mulai dari yang paling singkat, yaitu sekitar 61 hari dan paling lama selama 72 hari.

Kucing sering kali tidak menunjukkan gejala fisik tertentu sampai mereka memasuki masa kehamilan beberapa minggu. Dikutip dari The Spruce Pets, berikut perubahan fisik dan perilaku yang bisa dialami kucing selama masa kehamilan.

1. Perubahan Fisik

Adapun beberapa perubahan fisik pada kucing hamil, yaitu:

  • Siklus estrus (birahi) berhenti. Ini mungkin tanda pertama yang dapat diperhatikan ketika kucing hamil. Jika kucing mengalami siklus estrus setiap 10-14 hari dan tiba-tiba berhenti, kemungkinan besar dia sedang hamil.

  • Puting kucing membengkak dan menjadi lebih kemerahan. Ini merupakan ciri fisik pertama yang dapat dilihat pada kucing hamil. Kondisi ini biasanya terjadi sekitar tiga minggu setelah kehamilan.

  • Pertambahan berat badan. Kebanyakan kucing hamil akan bertambah sekitar 1-2 kilogram selama masa kehamilan.

  • Muntah. Kucing yang hamil dapat mengalami beberapa serangan muntah. Hal ini umum terjadi, tetapi jika muntah berlanjut atau sering terjadi, segera konsultasikan ke dokter hewan.

  • Mengeluarkan cairan atau susu dari puting. Kondisi ini biasa terlihat selama 2-3 minggu terakhir masa kehamilan.

  • Perut membesar. Sekitar minggu kelima kehamilan, perut kucing akan mulai membengkak. Perut kucing akan terus membesar sampai waktu melahirkan. Namun, akan sedikit lebih sulit untuk melihat perut yang membesar jika kucing sejak awal kelebihan berat badan.

2. Perubahan Perilaku

Selain perubahan fisik, kucing hamil juga mengalami beberapa perubahan perilaku, yaitu:

  • Menjadi lebih manja. Kucing hamil akan menjadi lebih manja dari biasanya dan sering mencari perhatian majikannya. Selain itu, mereka juga lebih sensitif atau kurang toleran terhadap hewan peliharaan lainnya, sehingga lebih baik menjauhkan kucing hamil dari hewan lain.

  • Lebih banyak tidur. Kebanyakan kucing hamil akan tidur lebih lama dalam sehari daripada sebelum hamil.

  • Perubahan nafsu makan. Kucing hamil dapat mengalami penurunan nafsu makan di awal kehamilannya. Di paruh kedua kehamilan, nafsu makan kucing akan meningkat.

  • Menyendiri. Kucing biasanya akan mulai menyendiri atau membuat "sarang" dalam beberapa minggu sebelum melahirkan. Perilaku ini termasuk menemukan tempat terpencil dan menghabiskan lebih banyak waktu di sana.

Perlu diperhatikan, untuk mencegah kucing memilih tempat yang tidak diinginkan untuk melahirkan, seperti di laci atau di area yang sulit diakses, sediakan kotak bersalin yang mudah bagi kucing untuk masuk dan keluar.

Lapisi kotak dengan beberapa selimut lembut yang dapat dibuang atau dicuci jika sudah kotor. Hal ini bisa dilakukan selama beberapa minggu sebelum melahirkan dan kucing menunjukkan tanda-tanda untuk menyendiri.

Baca Juga: Cara Membantu Kucing Melahirkan dengan Aman

Proses Melahirkan

Ilustrasi kucing di sarangnya. Foto: Pexels

Saat kucing bersiap untuk melahirkan, saluran lahir kucing akan rileks dan melebar, sementara anak kucing di dalamnya berputar ke posisi yang benar untuk melahirkan.

Selama tahap ini, yang biasanya berlangsung antara 6-12 jam, Anda akan melihat perilaku kucing berubah. Dikutip dari The People's Dispensary for Sick Animals, beberapa tandanya termasuk:

1. Bersarang

Untuk mempersiapkan kelahiran, kucing akan mencari tempat yang tenang dan terpencil untuk melahirkan. Tempat tersebut dijadikan kucing sebagai sarang.

Dalam kondisi ini, kucing biasanya menjadi lebih teritorial dengan hewan lain jika mereka mengancam atau bermaksud untuk maksud ke dalam wilayah sarangnya.

Ketika proses melahirkan, kucing akan berada di dalam sarangnya. Jika Anda memelihara hewan lain, pastikan agar Anda menjaga sarang kucing dari peliharaan lainnya selama waktu tersebut.

2. Gelisah

Sebelum melahirkan, kucing biasanya akan mulai mondar-mandir dengan gelisah, terengah-engah, dan mengeong secara berlebihan. Dia juga akan berhenti makan.

3. Sering Mengeong

Selain gelisah, kucing juga akan sering mengeong sebelum proses melahirkan. Kucing akan mengeong lebih keras dan terus-menerus, terutama setelah memasuki proses kontraksi.

Kontraksi atau gerakan rahim yang menggerakkan anak kucing ke saluran lahir dapat membuat kucing mengeong karena kesakitan. Kondisi ini juga mungkin ditandai dengan keluarnya darah atau cairan lain dari vulva.

4. Suhu Tubuh Turun

Suhu tubuh rektal kucing selama proses melahirkan akan turun di bawah 37 derajat Celcius. Dalam kondisi ini, kucing juga bisa mengalami muntah.

5. Menjilati Vulva

Kucing yang akan melahirkan biasanya akan menjilati tubuhnya secara berlebihan, terutama di sekitar vulva atau alat kelamin bagian luar. Perilaku kucing ini untuk membantu membersihkan kotoran kecil sebelum persalinan.

6. Kontraksi

Setelah memasuki proses melahirkan, kucing akan mengalami kontraksi dan mengejan yang kuat. Anak kucing pertama biasanya lahir dalam waktu 30 menit setelah mulai mengejan.

Sementara anak kucing berikutnya umumnya lahir setiap 10-60 menit. Anak kucing biasanya lahir di dalam kantung tipis, yang harus disobek oleh induk kucing agar anaknya bisa bernapas.

Nah, sekarang sudah tahu tentang cara kucing berkembang biak, ciri-ciri, dan prosesnya saat melahirkan, bukan? Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda tentang anabul yang banyak disukai orang ini.

(MZM & SFR)

Frequently Asked Question Section

Berapa lama masa kehamilan kucing?
chevron-down

Masa kehamilan kucing dapat bervariasi, mulai dari yang paling singkat yaitu sekitar 61 hari dan paling lama selama 72 hari.

Apa saja perubahan perilaku pada kucing hamil?
chevron-down

Kucing hamil mengalami beberapa perubahan perilaku, yaitu menjadi lebih manja, lebih banyak tidur, perubahan nafsu makan, dan menyendiri.

Apa saja perubahan fisik pada kucing hamil?
chevron-down

Kucing hamil juga mengalami beberapa perubahan perilaku, yaitu siklus estrus berhenti, puting kucing membengkak, pertambahan berat badan, dan perut membesar.