Bagaimana Kalau Salah Satu dari Rantai Makanan Ekosistem Laut Punah?

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rantai makanan ekosistem laut merupakan siklus memakan dan dimakan yang terjadi di dalam laut. Siklus ini harus terus terjadi agar ekosistem tetap terjaga. Maksud dari ekosistem laut itu sendiri adalah sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara suatu makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya. Bisakah kamu menyebutkan unsur-unsur ekosistem yang ada di laut?
Jika kamu menyebutkan plankton, ikan, anemon, dan/atau terumbu karang maka kamu benar. Sekarang, mari kita kenali urutan rantai makanan di dalam laut dengan bagan berikut ini.
Rantai Makanan Ekosistem Laut
Tahapan pertama adalah fitoplankton. Fitoplankton memiliki peran sebagai penyedia makanan atau produsen utama dalam rantai makanan ekosistem laut. Fitoplankton memiliki ukuran yang sangat kecil dan hanya dapat dilihat manusia menggunakan mikroskop sehingga dapat disebut sebagai mikroorganisme. Fitoplankton ini serupa dengan tumbuhan di darat. Ia melakukan fotosintesis dan di makan oleh organisme-organisme di laut.
Kemudian, ada zooplankton. Zooplankton ini merupakan pemakan fitoplankton dan dapat disebut sebagai konsumen tingkat satu.
Setelah zooplankton, tahapan rantai makanan berikutnya adalah konsumen tingkat II berupa hewan-hewan yang hidup di laut. Misalnya, ikan-ikan kecil, udang, dan berbagai jenis hewan lainnya.
Kemudian, ada istilah predator. Predator merupakan posisi tertinggi pada rantai makanan laut. Ia memakan ikan-ikan di laut. Salah satu contoh predator adalah paus. Ketika paus mati, maka akan ada dekomposer laut yang menguraikannya. Lalu, hasil uraian inilah yang menjadi sumber nutrisi bagi fitoplankton.
Bagaimana Jika Salah Satu Unsur Rantai Makanan Punah?
Salah satu contohnya adalah fitoplankton. Jika fitoplankton tidak mendapatkan nutrisi, air, dan cahaya matahari yang baik ia akan mati. Berkurangnya fitoplankton akan memengaruhi zooplankton dan juga populasi hewan di dalam laut. Jadi, mari jaga lingkungan agar nutrisi, air, dan cahaya matahari dapat diterima dengan baik oleh sumber kehidupan ekosistem laut, fitoplankton. (AG)
