Konten dari Pengguna

Bagaimana Karakteristik Musim Semi di Negara Empat Musim? Ini Faktanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Karakteristik Musim Semi. Sumber: Unsplash/Robert Thiemann
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Karakteristik Musim Semi. Sumber: Unsplash/Robert Thiemann

Musim semi merupakan salah satu nama musim dari bagian bumi yang memiliki iklim subtropis, misalnya Eropa. Musim tersebut biasanya terjadi sekitar bulan Maret sampai dengan Mei. Bagaimana karakteristik musim semi di negara empat musim?

Karakteristik dari musim yang terjadi sekitar bulan Maret – Mei tersebut adalah mempunyai cuaca yang lebih hangat daripada musim dingin. Selain itu, musim semi juga mempunyai ciri khas berupa bunga yang mulai bermekaran.

Bagaimana Karakteristik Musim Semi?

Ilustrasi Bagaimana Karakteristik Musim Semi. Sumber: Unsplash/Markus Spiske

Setiap negara atau wilayah di bagian bumi yang memiliki iklim subtropis, umumnya mempunyai empat musim. Empat musim tersebut terus mengalami pergantian sepanjang tahun, mulai dari musim semi, panas, gugur, hingga dingin.

Contohnya adalah wilayah Eropa serta Hong Kong. Kedua wilayah tersebut akan mengalami musim semi setiap bulan Maret hingga bulan Mei setiap tahunnya. Kemudian wilayah akan memasuki musim panas mulai dari Juni hingga bulan Agustus.

Walaupun sama-sama “musim”, empat musim di iklim subtropis mempunyai karakteristik atau ciri tersendiri. Lantas, bagaimana karakteristik musim semi di negara empat musim?

Dikutip dari buku berjudul Buku Pintar Alam Sekitar, Jumanta (2019: 101), berikut adalah karakteristik dari musim semi.

  • Musim semi terjadi setelah musim dingin.

  • Ketika musim semi, tumbuh-tumbuhan kembali mekar.

  • Musim semi biasa disebut juga sebagai musim bunga.

  • Musim semi membuat siang hari menjadi lebih panjang daripada malam hari.

  • Hawa musim semi biasanya terasa hangat karena menjelang musim panas.

Fakta mengenai pernyataan hawa musim semi lebih hangat daripada musim dingin dapat terlihat dari rata-rata suhu pada salah satu wilayahnya. Contohnya adalah wilayah Hong Kong.

Mengutip dari buku Family Backpacking Hong Kong, Herlangga dan @tesyasblog (2015: 5), suhu rata-rata musim semi di Hong Kong adalah 17°C - 26°C. Kondisi itu berbeda dengan suhu rata-rata musim dinginnya yang mencapai 12°C - 20°C, bahkan bisa di bawah 10°C.

Baca juga: Pengertian Musim dan Tanda-Tanda Musim Gugur

Setelah menyimak pemaparan di atas, lantas bagaimana karakteristik musim semi di negara empat musim? Karakteristiknya adalah terjadi setelah musim dingin dan sebelum musim panas, banyak bunga bermekaran, dan suhunya relatif hangat. (AA)