Bagaimana Panas dari Nyala Api Bisa Kamu Rasakan?

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika sedang memasak dan berdiri terlalu dekat dengan kompor, maka tubuh akan terasa panas. Atau ketika sedang menyalakan korek api, tangan akan terasa panas. Bagaimana panas dari nyala api bisa kamu rasakan?
Dua kegiatan tadi membuat kita merasakan panas dari api, padahal tubuh kita tidak bersentuhan langsung dengan api. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Baca juga: Jenis-Jenis dan Contoh Perpindahan Panas atau Kalor dalam Ilmu Fisika
Penjelasan Bagaimana Panas dari Nyala Api Bisa Kamu Rasakan
Bagaimana panas dari nyala api bisa kamu rasakan? Dikutip dari Gembira Belajar Sains Untuk SD Kelas 4 oleh Wismono (2004), badan terasa hangat atau panas ketika berada di di dekat api karena panas dari api berpindah ke tubuh manusia.
Panas atau kalor berpindah dari benda yang memiliki suhu lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah. Dilansir dari Kreatif Tematik Panas dan Perpindahannya Kelas V untuk SD/MI oleh Tim Tunas Karya Guru (2019), kalor bisa berpindah melalui tiga cara sebagai berikut:
Konduksi
Konduksi atau hantaran merupakan proses perpindahan kalor dengan melalui zat perantara namun tidak disertai perpindahan zat perantara tersebut. Contohnya adalah ketika kalian memegang mangkuk berisi bubur panas, maka tangan akan terasa panas karena ada perpindahan kalor yang diterima oleh tangan.
Konveksi
Konveksi atau aliran merupakan proses perpindahan kalor yang diikuti oleh perpindahan zat perantaranya. Pada konveksi, kalor merambat melalui zat cair dan gas. Contohnya adalah api yang bergerak ke atas karena adanya pergerakan udara.
Radiasi
Radiasi atau pancaran merupakan proses perpindahan kalor yang tidak membutuhkan zat perantara. Contohnya adalah panasnya sinar matahari yang bisa dirasakan di Bumi, panasnya api unggun yang bisa dirasakan tubuh ketika kita berada di dekatnya.
Manfaat Api
Api sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Berikut ini penjabarannya:
Api sebagai sumber cahaya. Sebelum adanya listrik, manusia menggunakan api sebagai sumber cahaya. Dengan adanya api, manusia tetap bisa melakukan aktivitas di malam hari.
Api untuk memasak. Inilah manfaat api yang paling penting. Berbagai makanan mentah bisa dimatangkan dengan bantuan api. Api juga membuat aneka makanan jadi aman untuk dikonsumsi.
Api sebagai sumber energi. Manusia juga menggunakan api sebagai sumber energi seperti dalam pembangkit listrik tenaga batu bara yang memerlukan api untuk membakar batu bara dan menghasilkan uap.
Sekian penjelasan perpindahan kalor dan manfaat api bagi kehidupan manusia. Meskipun memiliki banyak manfaat, api tetap harus digunakan dengan berhati-hati untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. (KRIS)
