Bagaimana Pengaruh Manusia terhadap Ekosistem di Bumi? Ini Dia Jawabannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia merupakan salah satu makhluk hidup di bumi yang memiliki pengaruh terhadap berbagai hal, termasuk juga pada ekosistem. Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana pengaruh manusia terhadap ekosistem?
Pertanyaan ini kerap diajukan bagi siswa yang belajar IPA, khususnya Biologi. Ada banyak pengaruh keberadaan manusia terhadap ekosistem yang akan dijelaskan melalui artikel ini.
Pengertian Ekosistem
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ekosistem adalah keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yang berfungsi sebagai suatu satuan ekologi dalam alam atau komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya.
Sedangkan menurut Hutagalung RA. dalam bukunya Ekologi Dasar (2010: 13-15), ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Ekosistem juga dapat dikatakan sebagai suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara seluruh unsur lingkungan hidup yang saling berpengaruh satu sama lain.
Berdasarkan komponen penyusunnya, ekosistem dibagi menjadi dua, yakni abiotik dan biotik.
Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan atau lingkungan tempat hidup.
Komponen abiotik seperti bahan organik, senyawa anorganik, dan faktor yang memengaruhi distribusi organisme.
Sedangkan biotik adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan organisme. Komponen biotik sendiri menyusun suatu ekosistem selain komponen abiotik. Salah satunya adalah manusia.
Pengaruh Manusia terhadap Ekosistem
Dikutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Sadiman, S.Pd., M.Pd. dan Tristia Ningsih, S.Pd. (2017), pengaruh manusia terhadap ekosistem di bumi adalah sebagai berikut:
Dalam Upaya Memproduksi Makanan dapat Merusak Tanah
Untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan makanannya, manusia akan bercocok tanam. Ternyata, kegiatan ini juga mempengaruhi ekosistem di bumi.
Misalnya saja penggunaan pupuk kimia semakin meningkat, bahkan secara berlebihan. Dampaknya adalah organisme yang tidak menjadi target ikut terbunuh dan merusak tanah.
Antisipasi Kerusakan Lingkungan
Dengan banyaknya manusia, ternyata lingkungan semakin rusak hingga hilangnya ekosistem alami. Maka dari itu, manusia juga berperan untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan sehingga tidak sampai merusak ekosistem di bumi.
Memperbanyak Polusi
Dengan kemajuan teknologi dan mobilitas manusia, ternyata berdampak pada polusi udara yang semakin meningkat. Akibatnya adalah lingkungan semakin rusak dan dapat menimbulkan banyak penyakit hingga bencana.
Baca Juga: Pola Interaksi dalam Ekosistem Antara Komponen Biotik dan Abiotik
Pengaruh manusia terhadap ekosistem di bumi cenderung ke arah negatif. Oleh karena itu, harus ada tindakan yang baik agar tidak merusak lingkungan yang ada. Sehingga, manusia dan makhluk hidup lainnya dapat hidup dengan baik.(MZM)
