Bagian-Bagian Catur Guru dalam Agama Hindu

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
18 Mei 2024 19:27 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Bagian-Bagian Catur Guru. Sumber: Unsplash/Fares Nimri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagian-Bagian Catur Guru. Sumber: Unsplash/Fares Nimri
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Mengenal, meyakini, dan mengamalkan ajaran catur guru menjadi suatu anjuran bagi pemeluk Hindu. Apa saja bagian-bagian catur guru?
ADVERTISEMENT
Catur guru merupakan salah satu filsafat hidup para penganut agama Hindu, terutama di Bali. Ajaran ini telah diwariskan dan dianut secara turun-temurun.

Bagian-Bagian Catur Guru

Ilustrasi Bagian-Bagian Catur Guru. Sumber: Unsplash/Sebastian Pena Lambarri
Dalam agama Hindu terdapat ajaran catur guru, yakni empat guru yang harus dihormati, yakni Guru Swadyaya, Guru Wisesa, Guru Pengajian, dan Guru Rupaka, berikut penjelasannya.

1. Guru Swadyaya

Dikutip dari buku Kreatif Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V untuk SD, Dewa Artana, dkk, (61), Guru Swadyaya merupakan guru dari semua guru, yaitu Sang Hyang Widhi. Ia adalah sang pencipta, pemelihara, dan pelebur segala makhluk di dunia. Umat Hindu selalu percaya bahwa semua makhluk penting bagi-Nya. Guru Swadyaya berkeyakinan bahwa mereka menentukan kebenaran mutlak sesuai dengan ajaran agamanya.
ADVERTISEMENT
Mengamalkan ajaran agama dan menghindari larangan agama adalah salah satu cara menghormati guru swadaya ini. Rasa hormat harus ditanamkan dalam setiap keluarga sejak kecil.

2. Guru Wisesa

Guru selanjutnya yang juga senantiasa dihormati adalah guru wisesa yang diwujudkan dalam pemerintah atau pemimpin dalam suatu masyarakat. Meski demikian, saat ini tindakan yang dianggap menghina guru, seperti mengumpat pemimpin yang tidak berpihak pada rakyat dan melontarkan kata-kata kebencian.
Dalam agama Hindu, pemerintah dikaitkan dengan guru dan masyarakat pada umumnya yang bertanggung jawab mengubah kehidupan negara. Guru wisesa juga berperan dalam menjamin kesejahteraan material serta spiritual.

3. Guru Pengajian

Ada juga guru pengajian yang merupakan pengajar dan pendidik di sekolah. Seorang guru tentu memiliki jasa yang sangat besar dalam mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan. Dengan begitu, diharapkan taraf hidup seseorang akan meningkat.
ADVERTISEMENT
Penghormatan kepada catur guru di sekolah tentu menyadarkan semua kalau semua pemimpin negeri lahir dari “Rahim” seorang guru. Ketika guru yang “digugu” dan “ditiru” tersebut sukses membentuk nilai karakter kepada anak didiknya, tentu akan berdampak positif kepada mereka.
Dalam tatanan nyata, tidak jarang anak-anak lebih yakin dengan ucapan dan pesan gurunya dibandingkan dengan orang tuanya. Oleh karena itu, menghormati guru di sekolah juga sama pentingnya sehingga dapat membentuk kepribadiannya menjadi lebih baik.

4. Guru Rupaka

Yang termasuk dalam guru ini adalah orang tua, yakni ayah dan ibu. Orang tua dianggap sangat berjasa untuk anak-anaknya sehingga jasa inilah yang kemudian diyakini menyebabkan setiap manusia memiliki tiga hutang, yakni hutang badan, hutang jasa, dan hutang hidup.
ADVERTISEMENT
Dalam agama Hindu, orang tua adalah guru kehidupan yang pertama. Orang tua memegang peranan penting dalam kehidupan. Menanamkan dalam diri mereka sikap hormat dan patuh merupakan salah satu cara menunjukkan rasa hormat kepada guru rupaka.
Ketika seseorang patuh terhadap satu dari catur guru ini, maka pengaruhnya akan sangat nyata dalam lingkungan pendidikan, kehidupan spiritual dan keagamaan, serta berbagai hal baik yang ada di lingkungan tersebut.
Itulah bagian-bagian catur guru dalam agama Hindu yang wajib diketahui dan dihormati.(glg)