Bagian-Bagian Surat Pribadi dan Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat adalah salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara tertulis. Jika dilihat dari isinya, surat dapat dibagi menjadi surat pribadi, surat dinas atau resmi, dan surat niaga. Tuliskan bagian-bagian surat pribadi!
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII karya Dra. Idda Ayu Kusrini, M.Pd. (2008: 93), surat pribadi umumnya memiliki bagian-bagian: tempat serta tanggal pembuatan surat, alamat yang dituju, salam pembuka, hingga nama terang.
Bagian-Bagian Surat Pribadi
Surat pribadi adalah bentuk komunikasi tertulis yang digunakan untuk berhubungan secara pribadi dengan orang lain, seperti teman, keluarga, atau kenalan.
Surat pribadi biasanya berisi informasi pribadi, pengalaman, perasaan, dan pemikiran penulis kepada penerima. Tuliskan bagian-bagian surat pribadi! Berikut adalah bagian-bagian utama surat pribadi beserta penjelasannya:
1. Tempat dan Tanggal Penulisan
Bagian ini menunjukkan di mana dan kapan surat tersebut ditulis. Biasanya diletakkan di pojok kanan atas surat.
Contoh: "Magelang, 30 Juli 2024".
2. Salam Pembuka
Bagian ini berfungsi sebagai sapaan awal kepada penerima surat. Salam pembuka mencerminkan hubungan antara penulis dan penerima.
Contoh: "Hai, Fiony!" atau "Kepada Ibu tersayang,".
3. Paragraf Pembuka
Paragraf pembuka biasanya berisi pengantar yang sopan dan hangat. Penulis mungkin akan menanyakan kabar penerima atau menyampaikan harapan baik.
Contoh: "Semoga kamu baik-baik saja. Aku ingin berbagi cerita tentang liburan terakhirku."
4. Isi Surat
Bagian ini adalah inti dari surat pribadi, di mana penulis menyampaikan tujuan utama penulisan surat. Bisa berupa cerita, berita, perasaan, atau pengalaman yang ingin dibagikan.
Contoh: "Kemarin aku pergi ke Yogyakarta dan mengunjungi Malioboro. Tempatnya sangat ramai dan penuh dengan pedagang kaki lima. Aku membeli beberapa suvenir untukmu."
5. Paragraf Penutup
Paragraf penutup biasanya berisi harapan atau keinginan penulis untuk mendengar kabar dari penerima, serta kata-kata penutup yang sopan dan ramah.
Contoh: "Aku berharap bisa bertemu denganmu lagi segera. Tolong sampaikan salamku kepada keluargamu."
6. Salam Penutup
Bagian ini berfungsi sebagai penutup surat dan mencerminkan kehangatan hubungan antara penulis dan penerima.
Contoh: "Salam hangat," atau "Dengan penuh kasih,".
7. Tanda Tangan dan Nama Terang
Setelah salam penutup, penulis menambahkan tanda tangan dan nama terang untuk mengidentifikasi dirinya.
Contoh: "Tertanda, Andi".
Baca Juga: 2 Contoh Surat Perjanjian Kesepakatan
Itulah bagian-bagian surat pribadi dan penjelasannya. Dengan memahami bagian-bagian ini, penulis dapat menyusun surat pribadi yang efektif. (Umi)
