Bagian-Bagian Testis dan Perannya sebagai Alat Reproduksi Pria

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama bagian testis yang berperan dalam produksi sperma dan hormontestosteron disebut dengan tubulus seminiferus. Seperti yang diketahui, setiap manusia saat lahir telah dianugerahi dengan sistem reproduksi. Sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan memiliki sejumlah perbedaan, yang mana setiap organnya memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Sistem reproduksi pada setiap manusia akan aktif saat seorang individu telah mencapai usia remaja. Adapun sistem reproduksi laki-laki terdiri dari beberapa macam alat reproduksi, salah satunya berupa tubulus seminiferus. Agar lebih memahami pengertian dan fungsi tubulus seminiferus, sebaiknya simak pemaparannya di artikel ini.
Bagian-bagian Testis
Berikut adalah beberapa bagian testis yang memiliki peran penting dalam proses reproduksi pria:
Tubulus Seminiferus: Berbentuk seperti kumpulan pembuluh kecil yang berada di dekat epitelium.
Rete Testis: Bagian yang akan dilewati oleh sperma yang telah diproduksi oleh tubulus seminiferous.
Duktus eferen: Bagian yang menyerupai pipa yang digunakan untuk menghubungkan rete testis dan epididimis.
Tunica: Suatu lapisan jaringan yang memutari buah zakar.
Pengertian Tubulus Seminiferus
Mengutip buku Anatomi Fisiologi oleh Agustina, dkk (2022), tubulus seminiferus adalah tempat spermatogenesis, yang mana sel-sel germinal dapat berkembang menjadi spermatozoa. Sel-sel ini mempunyai interaksi yang cukup erat dengan sel Sertoli. Adapun sel Sertoli itu sendiri adalah sel kolumnar panjang yang bisa dibedakan selama proses meiosis membentuk sperma.
Tubulus seminiferus adalah bagian terbanyak yang terdapat pada testis. Bentuk tubulus seminiferus seperti pembuluh-pembuluh kecil yang terkumpul. Letak tubulus seminiferus sejajar dengan bagian testis yang berfungsi memproduksi sperma dan hormon testosteron yang disebut epitelium. Jadi, produksi sperma sebenarnya dijalankan oleh sel dan jaringan yang ada pada tubulus seminiferus ini.
Dalam tubulus Seminiferus terjadi proses meiosis pada laki-laki. Dengan kata lain, tubulus Seminiferus mempunyai peran yang sangat penting dalam proses berlangsungnya reproduksi. Tubulus Seminiferus bisa ditemukan di bagian dalam testis.
Fungsi dari Tubulus Seminiferous
Tubulus seminiferous berfungsi untuk menghasilkan sel sperma yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk melakukan reproduksi generatif. Selain itu, tubulus seminiferus juga berfungsi untuk menjaga sel dan menyimpan sperma.
Dalam proses meiosis, sel Sertoli yang menyelimuti tubulus Seminiferus akan mengalami proses diferensiasi yang nantinya dikonversikan menjadi sperma. Selanjutnya, sperma tersebut disimpan di dalam tubulus seminiferus sampai siap diejakulasi oleh penis.
Saat berada di dalam tubulus seminiferus, sperma harus berada di lingkungan yang suhunya memadai. Jika suhu terlalu panas atau terlalu dingin, maka sperma tersebut akan mati. Inilah pentingnya peran tubulus seminiferus sebagai wadah penyedia lingkungan yang tepat.
Setelah menyimak penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa fungsi tubulus seminiferous adalah untuk menghasilkan, menjaga, dan menyimpan sperma hingga layak untuk melakukan reproduksi generatif. (DLA)
