Konten dari Pengguna

Bahasa Baku Syaraf atau Saraf dalam KBBI

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Judul Artikel Bahasa Baku Syaraf atau Syaraf Dalam KBBI (Foto: Brett Jordan | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Judul Artikel Bahasa Baku Syaraf atau Syaraf Dalam KBBI (Foto: Brett Jordan | Unsplash.com)

Bahasa Indonesia harus digunakan denngan baik dan benar baik secara lisan maupun tulisan. Kata syaraf atau saraf sekilas terlihat dan terdengar mirip, namun salah satunya ternyata tidak baku. Karena bentuk kata syaraf dan saraf memang mirip, banyak orang yang salah menggunakannya. Apa kalian juga termasuk yang salah?

Penggunaan bahasa Indonesia sudah diatur. Kalau kalian ragu atau tidak tahu bagaimana penulisan syaraf atau saraf yang sesuai dengan KBBI, kalian bisa terus menyimak artikel ini.

Syaraf atau Saraf

Ilustrasi Syaraf atau Saraf (Foto: Joshua Hoehne | Unsplash.com)

Mana kata yang benar antara syaraf atau saraf dalam KBBI? Dilansir dari laman kbbi.web.id, kata yang benar adalah saraf. Berikut ini definisi saraf: jaringan yang mengatur kerja sama, menyalurkan rangsangan dari dan ke alat-alat tubuh.

Jadi, sudah jelas ya kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia adalah saraf. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita. Sudah seharusnya kita bangga dan menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. Dengan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia, maka orang-orang dari daerah yang berbeda akan bisa saling mengerti.

Biasanya dalam kehidupan sehari-hari orang menggunakan bahasa tidak baku. Bahasa baku adalah bahasa tidak formal atau santai. Berbeda dengan saat dalam situasi resmi atau formal, bahasa bakulah yang digunakan pasa saat seperti ini. Misalnya saja saat sedang rapat, menulis surat resmi, dalam persidangan, dan lain sebagainya.

Fungsi Bahasa Indonesia

Berikut ini adalah beberapa fungsi Bahasa Indonesia yang dikutip dari buku Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi oleh Ansoriyah (2019):

  1. Lambang kebanggaan nasional. Sebagai lamabang kebanggan nasional bahasa Indonesia tentu akan mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang dapat mendasari rasa kebanggan warga Indonesia.

  2. Sebagai lambang identitas nasional. Bahasa Indonesia akan memiliki bahasa identitasnya kalau sebagai pemakai dapat membina dan mengembangkan bahasa Indonesia sehingga bahasa Indonesia bersih dari unsur bahasa lain.

  3. Sebagai alat pemersatu suku bangsa. Bahasa Indonesia menjadi alat yang memungkinkan berbagai suku bangsa mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa perlu meninggalkan identitas latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.

  4. Sebagai alat penghubung antarbudaya dan antardaerah. Dengan adanya bahasa Indonesia, maka masyarakat yang berbeda budaya dan daerah dapat saling berkomunikasi dan mengenalkan budayanya masing-masing.

Demikian ulasan mengenai kata syaraf atau saraf yang benar dalam KBBI dan fungsi bahasa Indonesia. Gunakan bahasa Indonesia dengan benar dan bangga berbahasa Indonesia. (FAR)