Konten dari Pengguna

Bahaya dan Dosa Ghibah bagi Orang yang Gemar Bergunjing

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perempuan yang sedang menggunjing. Sumber: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan yang sedang menggunjing. Sumber: https://www.freepik.com/

Setiap umat Islam diperintahkan untuk menjauhi segala larangan Allah subhanahu wa ta’ala. Salah satu larangan yang sering dilakukan manusia secara tidak sengaja, yaitu ghibah. Mungkin, masih banyak yang belum paham tentang dosa ghibah. Ghibah adalah perbuatan yang sangat dibenci Allah. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al Hujarat ayat 11 yang artinya,

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

Bahaya dan Dosa Ghibah

Mengutip buku berjudul Ilmu Tasawuf: Penguatan Mental-Spiritual dan Akhlaq karangan Dr. H. Imam Kanafi, M.Ag. (2020: 207) ghibah merupakan bagian dari afatul lisan (penyakit lisan yang sangat berbahaya). Penyakit ghibah secara garis besar berdampak negatif pada dua hal, yaitu keburukan sosial seperti menimbulkan fitnah, memutus tali silaturahmi, menimbulkan perpecahan serta membangkitkan nafsu amarah dan keburukan spiritual.

Ilustrasi ghibah. Sumber: https://www.freepik.com/

Orang yang melakukan perbuatan ghibah akan mendapatkan bahaya dan dosa besar bagi orang yang gemar bergunjing. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya, namun keimanan itu belum masuk ke dalam hatinya! Janganlah kalian mengghibah (menggunjing) kaum Muslimin. Jangan pula mencari-cari aib mereka. Barangsiapa yang mencari-cari aib mereka, (maka) Allah akan mencari-cari aibnya. Dan barangsiapa yang Allah mencari-cari aibnya, niscaya Allah akan membeberkan aibnya, meskipun dia di dalam rumahnya.” (HR. Abu Daud no. 4880)

Dosa Ghibah

Orang yang gemar bergunjing Allah akan balas dengan dosa yang sangat besar. Dijelaskan dalam Surat Al Hujarat ayat 12 yang artinya,

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang. Jangan pula menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Ghibah merupakan hal yang tercela, namun tanpa sadar sering diucapkan. Dengan mengetahui betapa bahaya dan besarnya dosa ghibah yang didapatkan, menjadi pengingat untuk tidak melakukan kegiatan tersebut. Selain itu dianjurkan untuk diam atau meninggalkan orang-orang yang sedang menggunjing. (MZM)