Bakteri untuk Membuat Yoghurt sebagai Obat Lambung dan Usus Terluka

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bioteknologi menghasilkan produk yang bermanfaat bagi manusia, seperti yoghurt. Minuman yoghurt yang terbuat dari air susu dapat mengobati lambung dan usus yang terluka, proses pembuatan yoghurt tersebut karena hasil kerja dari Streptococcus thermophilus.
Sebab, untuk membuat yoghurt dari susu harus dilakukan fermentasi memanfaatkan bakteri atau yang dikenal dengan bioteknologi mikroorganisme. Selain itu, bakteri dari yoghurt berperan untuk membentuk rasa dan tekstur yang berbeda dengan susu.
Pengertian dan Pembuatan Yoghurt
Dikutip dari buku Biologi Kelompok Pertanian dan Kesehatan SMK Kelas XII oleh Deden Abdurahman (2008), yoghurt adalah salah satu produk fermentasi susu yang berwarna putih dengan permukaan halus. Yoghurt memiliki sifat konsistensi gel padat seperti krim.
Minuman yoghurt yang terbuat dari air susu dapat mengobati lambung dan usus yang terluka, proses pembuatan yoghurt tersebut karena hasil kerja dari bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus.
Makanan asam memang perlu dihindari untuk pengidap asam lambung. Namun berbeda dengan yoghurt yang dapat mengatasi asam lambung.
Kalsium yang terkandung di dalamnya berperan sebagai penetral asam lambung dan meningkatkan fungsi otot katup lambung. Sementara protein dapat berperan dalam mencegah makanan naik ke kerongkongan.
Selain itu, probiotik dalam yoghurt dapat melawan pertumbuhan H. Pylori yang dapat menyebabkan infeksi di lambung dan usus halus bagian atas. Inilah yang membuat yoghurt dapat membantu melancarkan BAB dan mengatasi diare.
Cara Pembuatan Yoghurt
Ada beberapa langkah untuk membuat yoghurt. Berikut uraiannya.
Panaskan susu hingga ⅓ bagian menguap.
Susu yang telah dipanaskan kemudian didinginkan.
Susu dimasukkan atau diinokulasi dengan 2-3% bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus dalam ruangan bersuhu 27-35° C selama 1-3 hari hingga menghasilkan pH 5,5-5,6.
Proses fermentasi yogurt dapat terjadi karena sel-sel bakteri memanfaatkan laktosa dalam susu untuk memperoleh energi dan karbon. Dengan menggunakan bantuan enzim β-galaktosidase, sel-sel bakteri memecah laktosa dalam susu menjadi glukosa dan galaktosa.
Dalam fermentasi yogurt, protein susu terurai. Proses fermentasi akan mengubah glukosa menjadi asam laktat dan membuat yogurt memiliki rasa asam. Fermentasi yogurt juga membuat susu berubah kental seiring dengan terkoalugasinya protein susu pada kondisi asam.
Terakhir akukan filtrasi dengan memanaskannya, yakni memisahkan bagian yoghurt padat dan cair.
Baca Juga: Manfaat Minuman Yoghurt yang Terbuat dari Air Susu
Jadi, minuman yoghurt yang terbuat dari air susu dapat mengobati lambung dan usus yang terluka, proses pembuatan yoghurt tersebut karena hasil kerja dari Streptococcus thermophilus. Semoga informasi di atas menambah wawasan produk bioteknologi. (MZM)
