Konten dari Pengguna

Beberapa Bentuk Akulturasi Aksi Nyata Mahasiswa dalam Menjaga Lingkungan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bentuk aktualisasi aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan. Foto: Unsplash/Javier Trueba
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bentuk aktualisasi aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan. Foto: Unsplash/Javier Trueba

Apakah salah satu bentuk aktualisasi aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan? Pertanyaan ini berkaitan dengan salah satu tugas mahasiswa sebagai agen perubahan.

Aksi nyata dari mahasiswa selalu ditunggu masyarakat luas. Terlebih aksi-aksi nyata mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat luas akan pentingnya menjaga lingkungan.

Bentuk Akulturasi Aksi Nyata Mahasiswa dalam Menjaga Lingkungan

Ilustrasi bentuk aktualisasi aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan. Foto: Unsplash/Karsten Würth

Menurut Hartaji D.A. dalam bukunya Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa yang Berkuliah Dengan Jurusan Pilihan Orang Tua (2012), mahasiswa adalah seseorang yang sedang dalam proses menimba ilmu ataupun belajar dan terdaftar sedang menjalani pendidikan pada salah satu bentuk perguruan tinggi yang terdiri dari akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut dan universitas.

Mahasiswa memiliki beberapa peran dan fungsi yang dibagi menjadi lima jenis, yakni:

  1. Direct of Change, yakni mahasiswa mampu melakukan bentuk-bentuk perubahan secara langsung, karena adanya sumber daya manusia yang banyak dan cukup.

  2. Agent of Change, adalah mahasiswa diharapkan mampu menjadi sosok dari agen perubahan dan menjadi sumber daya manusia yang mampu membawa perubahan.

  3. Iron Stock, yaitu ialah bahwa seorang mahasiswa adalah sumber daya manusia yang tidak akan pernah habis.

  4. Moral of Force, memiliki arti bahwa mahasiswa adalah kumpulan dari banyak orang yang diharapkan memiliki moral yang baik, karena memiliki pendidikan, pengetahuan maupun ilmu yang tinggi.

  5. Social Control, yakni peran dan label yang disematkan pada mahasiswa karena diharapkan akan menjadi pengontrol dalam kehidupan sosial di masyarakat.

Lalu, apa saja bentuk akulturasi aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan?

1. Organisir Kegiatan Pembersihan Lingkungan

Salah satu langkah yang dapat dilakukan mahasiswa dalam menjaga lingkungan adalah untuk mengorganisir kegiatan pembersihan lingkungan, terutama yang terkena dampak secara berlebih.

Caranya adalah mengedukasi masyarakat dengan membuat poster, brosur, hingga presentasi akan dampak dari lingkungan yang tidak bersih dan kumuh.

Selain itu, mahasiswa dapat memberikan informasi mengenai cara mengolah sampah dengan baik, seperti membagi sampah berdasarkan jenisnya, daur ulang, hingga pengurangan sampah plastik sekali pakai.

2. Mendorong Kebijakan Pengelolaan Sampah

Cara lain yang dapat dilakukan mahasiswa untuk menjaga lingkungan adalah mendorong penerapan kebijakan yang mendukung pengelolaan sampah, seperti pengurangan sampah plastik, pembagian sampah, hingga fasilitas daur ulang.

3. Pemanfaatan Media Sosial

Mahasiswa juga dapat memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan tentang perlindungan lingkungan. Seperti dengan membuat konten-konten kreatif video, gambar, hingga artikel yang bisa diakses banyak orang.

Sehingga masyarakat luas dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan hingga dapat menyebarkan informasi tersebut kepada orang lain.

Baca Juga: Penjelasan Definisi dan Peran Mahasiswa dalam Masyarakat

Adanya langkah-langkah sebagai bentuk aktualisasi aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan dapat menciptakan perubahan positif dalam perilaku masyarakat. Sehingga masyarakat dapat menciptakan lingkungan hidupnya yang sehat dan nyaman.(MZM)