Konten dari Pengguna

Beberapa Manfaat Sikap Mandiri Seorang Anak dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak yang diajarkan kemandirian. Foto: Unsplash/Juan Encalada
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak yang diajarkan kemandirian. Foto: Unsplash/Juan Encalada

Mandiri merupakan sikap penting yang harus dimiliki setiap orang. Untuk mengajari anak tentang kemandirian, orang tua perlu mengajarinya sejak kecil dengan memperhatikan dan menyediakan kebutuhan yang dibutuhkan. Pasalnya, terdapat beberapa manfaat sikap mandiri seorang anak dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan membangun kemandirian anak merupakan bagian dari perkembangan individu seorang anak, termasuk kemampuan sosialnya. Dengan begitu, anak merasa memiliki kontrol atas hidupnya dan tidak terlalu rentan terhadap bahaya-bahaya yang ada di luar.

Baca Juga: Sikap yang Perlu Dihindari dalam Rangka Memupuk Sifat Kejujuran pada Anak

Beberapa Manfaat Sikap Mandiri Seorang Anak dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ilustrasi anak yang memiliki sikap mandiri. Foto: Unsplash/Alvin Mahmudov

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kemandirian adalah keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung orang lain. Konsep ini didasarkan dari istilah self yang menjadi inti dari kemandirian. Dalam kamus psikologi, kemandirian berasal dari kata independence yang diartikan sebagai kondisi di mana seseorang tidak bergantung pada orang lain dalam menentukan keputusan dan adanya sikap percaya diri.

Sedangkan menurut Deborah K. Parker dalam buku Menumbuhkan Kemandirian dan Harga Diri Anak (2005: 226), kemandirian (self reliance) adalah kemampuan untuk mengelola semua yang dimiliki, tahu bagaimana mengelola waktu, berjalan dan berpikir secara mandiri disertai dengan kemampuan mengambil risiko dan memecahkan masalah.

Individu yang mandiri tidak membutuhkan petunjuk yang detail dan terus menerus tentang bagaimana mencapai produk akhir, ia bisa bersandar pada diri sendiri. Kemandirian berkenaan dengan tugas dan keterampilan bagaimana mengerjakan sesuatu mencapai sesuatu dan bagaimana mengelola sesuatu.

Aspek-Aspek Kemandirian

Terdapat beberapa aspek yang menunjukkan kemandirian seseorang, yaitu:

  • Tanggungjawab, yaitu kemampuan memikul tanggungjawab, kemampuan untuk menyelesaikan suatu tugas, mampu mempertanggungjawabkan hasil kerjanya, kemampuan menjelaskan peranan baru, memiliki prinsip mengenai apa yang benar dan salah dalam berpikir dan bertindak.

  • Otonomi, ditunjukkan dengan mengerjakan tugas sendiri, yaitu suatu kondisi yang ditunjukkan dengan tindakan yang dilakukan atas kehendak sendiri dan bukan orang lain dan tidak tergantung pada orang lain dan memiliki rasa percaya diri dan kemampuan mengurus diri sendiri.

  • Inisiatif, ditunjukkan dengan kemampuan berpikir dan bertindak secara kreatif.

  • Kontrol diri, kontrol diri yang kuat ditunjukkan dengan pengendalian tindakan dan emosi mampu mengatasi masalah dan kemampuan melihat sudut pandang orang lain.

Manfaat Sikap Mandiri Anak dalam Kehidupan Sehari-Hari

Manfaat dari sikap mandiri yang diajarkan kepada anak sejak kecil dalam kehidupan sehari-hari yakni:

1. Meningkatkan Rasa Tanggung Jawa dan Kedisiplinan

Ketika anak mendapatkan kesempatan untuk melakukan sesuatu berdasarkan keinginannya, mereka akan belajar berbagai hal secara efisien. Sehingga, anak akan melaksanakan tahapan trial and error. Semakin banyak anak melakukan kesalahan, maka ia akan mengetahui konsekuensi dari setiap tindakannya.

2. Mengembangkan Kualitas Diri

Saat anak dilatih kemandirian, kualitas dalam dirinya juga ikut berkembang, misalnya saja kesabaran hingga kerja sama. Sang anak akan lebih memahami terhadap orang lain, seperti membantu orang yang kesulitan.

3. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri tidak bisa dibangundalam satu hari. Sebab, orang tua perlu melatih anak tentang kemandirian. Dengan kemandirian, anak dapat menghadapi berbagai masalah dalam hidup yang berdampak pada meningkatnya kepercayaan dirinya.

4. Mudah Beradaptasi

Melatih kemandirian anak menjadikannya mudah bergaul dengan lingkungan baru. Karena kebiasaan ini muncul akibat kebiasaan. Mereka akan mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk membaur dengan orang lain.

Meskipun pada awalnya akan sangat berat dan kasihan untuk melatih kemandirian anak, namun hal ini perlu dilakukan setiap orang tua. Sehingga tidak membuat anak menjadi manja dan membebani orang lain.(MZM)