Beberapa Perbedaan Magnitudo dan Skala Richter dalam Gempa

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa hari kemarin, Indonesia ditimpa sebuah musibah. Musibah tersebut adalah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,6 skala richter dan menyebabkan kerusakan yang sangat parah di Cianjur. Hingga tanggal 23 November 2022, terhitung 271 orang menjadi korban jiwa akibat gempa dan 37 persen merupakan anak-anak.
Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia. Kekuatan gempa bumi dapat diukur menggunakan skala richter atau magnitudo. Namun, sebenarnya terdapat perbedaan magnitudo dan skala richter. Apa saja perbedaannya? Simak ulasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Magnitudo dan Skala Richter dalam Gempa
Sebelum membahas perbedaan antara magnitudo dan skala richter, apakah kalian tahu definisi dari gempa bumi?
Gempa merupakan suatu guncangan yang terjadi di permukaan bumi secara tiba-tiba akibat pelepasan energi. Gempa bumi dapat terjadi akibat pergerakan kerak bumi. Selain itu, gempa juga dapat terjadi akibat letusan gunung berapi.
Berdasarkan penyebabnya, gempa dapat dibedakan menjadi tiga jenis.
Gempa Vulkanik Gempa vulkanik adalah suatu gempa yang terjadi karena adanya letusan gunung berapi.
Gempa Tektonik Gempa tektonik dapat diartikan sebagai gempa yang terjadi akibat adanya pergerakan lapisan kulit bumi atau lempeng bumi. Gempa jenis ini memiliki kekuatan yang dahsyat. Contoh gempa jenis ini adalah gempa di Aceh pada tahun 2004 lalu.
Gempa Terban atau Runtuhan Gempa jenis ini diakibatkan dari adanya tanah longsor maupun gua yang runtuh. Pada umumnya, gempa jenis ini hanya berdampak kecil dan berada di wilayah yang sempit.
Kekuatan gempa dapat diukur menggunakan dua hal yakni skala richter atau magnitudo. Apa saja perbedaan magnitudo dan skala richter (SR) pada gempa?
Mengutip buku dengan judul Belajar Sains: Bumi karya Meizhen (2021:56), magnitudo adalah ukuran yang menentukan kuat-lemahnya gempa bumi dan berhubungan dengan energi yang dilepaskan oleh gempa bumi.
Saat ini terdapat empat skala magnitudo yang sering digunakan yaitu magnitudo lokal, magnitudo momen, magnitudo permukaan gelombang, serta magnitudo gelombang tubuh. Besar atau kecilnya magnitudo akan direkam oleh alat pengukur gempa bernama seismograf.
Sementara skala richter (SR) merupakan istilah dari ukuran kekuatan gempa. Skala richter lebih cocok digunakan untuk mengukur kekuatan gempa lokal dan magnitudo mengukur gempa yang cakupannya luas.
Nah, itulah beberapa perbedaan dari magnitudo dan skala richter untuk mengukur kekuatan gempa. Perlu diingat, saat terjadi gempa, kalian harus keluar dari bangunan atau berlindung di bawah meja ataupun tempat yang aman. Semoga artikel ini bermanfaat ya. (FAR)
