Konten dari Pengguna

Begini Konsep Kegiatan Dakwah Jamaah Tabligh Asal India di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jamaah tabligh sebagai gerakan dakwah islam. Sumber: Pexel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jamaah tabligh sebagai gerakan dakwah islam. Sumber: Pexel

Jamaah tabligh merupakan sebutan bagi gerakan dakwah asal India yang diperkirakan muncul pada tahun 1970-an di Indonesia. Dikutip dari buku Koreksi Tuntas Terhadap Jamaah Tabligh, Abdul Aziz bin Rais Ar-Rais Hamud bin Abdullah bin Hamud At-Tuwaijiri (2019: 31), gerakan jamaah tabligh tersebut dikenal juga sebagai gerakan dakwah sekaligus pengorbanan.

Tujuan gerakan jamaah tabligh pada dasarnya ialah menyebarkan dakwah guna menghidupkan kembali kehidupan islam seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Sayangnya gerakan yang dirikan oleh Muhammad Ilyas Al-Kandahlawi tersebut dianggap tidak mengikuti petunjuk Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Sederhananya, para anggota jamaah tabligh banyak mendapat kritik dan dianggap kurang menaruh perhatian terhadap masalah ilmu dan melakukan praktik-praktik bid’ah dalam metode gerakannya.

Begini Konsep Kegiatan Dakwah Jamaah Tabligh Asal India di Indonesia

Mengutip tulisan Abdul Aziz bin Rais Ar-Rais Hamud bin Abdullah bin Hamud At-Tuwaijiri, Jamaah Tabligh disebut tidak mementingkan dakwah yang mengajak manusia kepada ajaran tauhid ilahi atau ibadah. Di samping itu para pemimpin gerakan jamaah tabligh juga disebut cenderung terfokus pada akidah-akidah yang mengarah pada sesuatu yang bid’ah dan syirik, seperti meyakini bahwa seseorang bisa mendapatkan karamah dari penghuni kubur, yang artinya mereka menganggap bahwa rasul dan para wali masih hidup di dunia dan tidak hidup di alam barzah.

Mengapa hal tersebut dikritisi sebagai praktek syirik? Sebab anggapan mendapat karamah dari penghuni kubur tersebut sama dengan keyakinan dari golongan orang yang gemar memuja kubur (bentuk praktek syirik).

Ilustrasi jamaah tabligh sebagai gerakan dakwah islam. Sumber: Pexel

Meski kerap mendapat kritikan pedas dan dicurigai sebagai aliran sesat, namun dikutip dari buku Jangan Berpaling Bertahanlah di Jalan Ini, Ewa Abdullah (2020: 51), konsep kegiatan dakwah Jamaah Tabligh disebut berfokus untuk mengajak umat manusia untuk mengagungkan Allah SWT. Secara umum aktivis jamaah tabligh berpegang pada 6 prinsip dasar dalam kegiatan dakwahnya yang terdiri dari hal berikut:

  1. Menggaungkan kalimat thayyibah “laa ilaha illallah muhammadur rasulullah” yakni tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya

  2. Mengajak umat mendirikan sholat

  3. Mendakwahkan ilmu dan dzikir

  4. Mengajak umat untuk memuliakan setiap muslim

  5. Mengajarkan sikap ikhlas

  6. Mengajak umat untuk berjuang di jalan Allah (fii sabilillah)

Terlepas dari kritik yang diterimanya, jamaah tabligh termasuk gerakan dakwah islam yang berhasil menyebar ke berbagai belahan dunia, bahkan diterima dengan baik di Indonesia. (HAI)