Konten dari Pengguna

Benarkah Bekatul Mengandung Mineral yang Jumlahnya Melebihi Air minum?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Menurut Hasil Penelitian, Bekatul Mengandung Mineral yang Jumlahnya Melebihi Air Minum Sekitar. Sumber: Unsplash/Lutz Wernitz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menurut Hasil Penelitian, Bekatul Mengandung Mineral yang Jumlahnya Melebihi Air Minum Sekitar. Sumber: Unsplash/Lutz Wernitz

Bekatul merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung banyak mineral. Menurut hasil penelitian, bekatul mengandung mineral yang jumlahnya melebihi air minum sekitar 20%.

Selain itu, bahan pangan yang merupakan hasil proses penggilingan padi tersebut juga mengandung sejumlah nutrisi. Beberapa contoh adalah protein, karbohidrat, vitamin B, dan vitamin E.

Ilustrasi Menurut Hasil Penelitian, Bekatul Mengandung Mineral yang Jumlahnya Melebihi Air Minum Sekitar. Sumber: Unsplash/Johnny Such

Bekatul merupakan salah satu bahan pangan yang berasal dari tumbuhan. Bekatul itu sendiri adalah hasil dari proses penggilingan padi.

Layaknya bahan pangan, bekatul juga memiliki kandungan nutrisi yang salah satunya adalah mineral. Mineral pada bekatul terbilang tinggi, bahkan lebih banyak daripada air minum.

Dikutip dari buku Kupas Tuntas Soal PPPK Guru Prakarya dan Kewirausahaan SMP, Hidayat (2021: 13), menurut hasil penelitian, bekatul mengandung mineral yang jumlahnya melebihi air minum sekitar 20%. Mineral bekatul memiliki peran yang baik.

Dikutip dari buku Mengontrol Gula Darah dengan Bekatul, Luthfianto, dkk. (2019: 8), bekatul umumnya mengandung mineral yang dapat berperan sebagai antioksidan. Beberapa contoh, yaitu:

  • Oryzanol;

  • Tokoferol;

  • Tokotrienol;

  • Fitosterol;

  • Karoenoid;

  • dan tiamin.

Ragam Nutrisi Lain yang Terdapat dalam Bekatul

Ilustrasi Menurut Hasil Penelitian, Bekatul Mengandung Mineral yang Jumlahnya Melebihi Air Minum Sekitar.. Sumber: Unsplash/Johannes Plenio

Bekatul sebagai bahan pangan ternyata juga memiliki nutrisi lain, salah satunya protein. Mengutip dari buku yang sama Luthfianto, dkk. (2019: 8), Bekatul mempunyai kandungan protein yang tinggi.

Kandungan protein pada bekatul dapat mencapai 15,4%. Bekatul bahkan mempunyai kandungan lisin, terutama albumin dan globulin yang tinggi. Selain jenis protein, hasil proses penggilingan padi tersebut juga memiliki nutrisi lain, yakni:

  • Karbohidrat;

  • Vitamin B;

  • dan Vitamin E.

Oleh karena itu, bekatul termasuk bahan pangan yang kaya nutrisi. Namun, pengolahannya harus hati-hati karena tidak semua jenis bekatul dapat dikonsumsi oleh manusia. Terlebih lagi, beberapa orang bisa saja alergi terhadap jenis bekatul.

Baca juga: Ciri-Ciri Air Putih yang Aman Diminum dan Sehat bagi Manusia

Setelah menyimak pemaparan ringkas di atas, jelas bahwa menurut hasil penelitian, bekatul mengandung mineral yang jumlahnya melebihi air minum sekitar 20%. Selain mineral, ternyata bekatul juga mengandung protein, karbohidrat, serta vitamin. (AA)