Konten dari Pengguna

Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap Al-Khabir dalam Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap Al-Khabir    Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap Al-Khabir Foto:Unsplash

Al-Khabir yang artinya Maha Teliti, merupakan salah satu sifat yang ada pada Asmaul Husna. Bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap Al-Khabir adalah teliti dalam mengerjakan sesuatu. Simak ulasannya melalui tulisan berikut ini.

Asmaul Husna adalah 99 nama terbaik Allah Swt. Nama tersebut berasal dari sifat-sifat utama yang dimiliki oleh Allah. Hal tersebut tercantum dalam salah satu FirmanNya,

"Dan Allah memiliki al-Asma'ul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut al-Asma'ul al Husna itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Kelak mereka akan mendapatkan balasan atas apa yang dikerjakan"(QS Al-A'raf:180).

Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap Al-Khabir

Ilustrasi Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap Al-Khabir Foto:Unsplash

Asmaul Husna bukan hanya sebagai hapalan, melainkan amalan yang dilakukan sehari-hari. Bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap Al-Khabir adalah teliti dalam mengerjakan sesuatu. Simak ulasannya melalui tulisan berikut ini.

Pengertian Al-Khabir tercantum dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTs Kelas VIII yang disusun oleh Aris Abi Syaifullah, Achmad Syukron Nawawi dan tim (2021:30). Tertulis bahwa Al-Khabir artinya Maha Waspada, mengetahui perkara tersembunyi dan teliti terhadap apa yang dikerjakan mahluknya. Seperti yang ada dalam surat Al-Quran,

"...dan Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan"(QS at-Taubah 9:16).

Allah Swt telah menciptakan milyaran mahluk dengan berbagai macam dan jenis. Semuanya diketahui oleh Allah dengan detil, penuh kecermatan dan kewaspadaan, baik secara lahir maupun batin. Allah Swt senantiasa Maha Tahu terhadap apa yang telah Dia ciptakan.

Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap Al-Khabir dalam Islam Foto:Unsplash

Al-Khabir juga dapat diartikan sebagai Maha Mengetahui. Dikutip dari buku Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Transformatif yang disusun oleh Umar, Arfian Bayu Bekti dan tim (2016:289), menghargai perilaku semangat menuntut ilmu juga merupakan implementasi dari pemahaman Al-Khabir sebagai sifat Allah.

Bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap Al-Khabir adalah teliti dalam mengerjakan sesuatu, dan semangat dalam menuntut ilmu. Walaupun kita tidak akan mampu menyamai sifat-sifat yang ada pada Allah Swt, namun hendaknya Asmaul Husna menjadi teladan dalam perbuatan kita sebagai umat muslim dalam keseharian.(DK)