Konten dari Pengguna

Bentuk Sel Baru Hasil dari Pembuahan Dinamakan Apa? Ini Istilahnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bentuk Sel Baru Hasil dari Pembuahan Dinamakan. Sumber: Unsplash/Deon Black
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bentuk Sel Baru Hasil dari Pembuahan Dinamakan. Sumber: Unsplash/Deon Black

Setiap pertemuan atau pembuahan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina mempunyai kemungkinan untuk membentuk sel baru. Bentuk sel baru hasil dari pembuahan dinamakan sebagai zigot.

Zigot merupakan cikal bakal makhluk hidup yang akan tumbuh dan berkembang. Zigot sebagai hasil pembuahan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina akan mengalami beberapa tahap hingga menjadi individu baru atau bayi.

Bentuk Sel Baru Hasil dari Pembuahan Dinamakan Apa?

Ilustrasi Bentuk Sel Baru Hasil dari Pembuahan Dinamakan. Sumber: Unsplash/Bagoes Ilhamy

Berkembang biak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Ciri tersebut membuat makhluk hidup dapat meneruskan generasinya, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Proses berkembang biak pada makhluk hidup melibatkan sel kelamin jantan dan betina.

Pertemuan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina pada manusia memiliki kemungkinan untuk menghasilkan sel baru. Bentuk sel baru hasil dari pembuahan dinamakan sebagai zigot.

Zigot merupakan cikal bakal manusia baru yang akan mengalami ciri-ciri sebagai makhluk hidup, yakni tumbuh dan berkembang. Fase pertumbuhan dan perkembangan zigot akan berlangsung dalam organ reproduksi wanita.

Pertumbuhan dan Perkembangan Zigot

Ilustrasi Bentuk Sel Baru Hasil dari Pembuahan Dinamakan. Sumber: Unsplash/Omar Lopez

Zigot merupakan cikal bakal individu yang muncul ketika pembuahan antara sel kelamin jantan (sperma) dan sel kelamin betina (ovum) berhasil. Zigot akan menempel pada rahim dan mengalami beberapa tahap tumbuh kembang.

Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX, Tim Ganesha Operation (2017: 5), tahap perkembangan zigot mencakup fase morula, blastula, dan gastrula. Jika fase tersebut berhasil, zigot akan berubah menjadi embrio.

Mengutip dari buku yang sama karya Tim Ganesha Operation (2017: 5), selama embrio menempel di rahim, terbentuk plasenta dan tiga sistem membran. Tiga sistem membran tersebut adalah amnion, korion, dan alantois yang berfungsi sebagai berikut.

  1. Amnion untuk melindungi embrio dari benturan.

  2. Korion untuk pertukaran unsur makanan antara embrio dengan ibu.

  3. Alantois sebagai membran penghubung embrio dengan ibu.

Embrio juga akan terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan hingga menjadi fetus atau janin. Setelah cukup usia, janin akan lahir menjadi individu baru atau bayi.

Baca juga: Perbandingan Perkembangan Embrio dari Hewan Amniotik dan Mamalia Berplasenta

Demikian menjadi jelas bahwa bentuk sel baru hasil dari pembuahan dinamakan sebagai zigot. Zigot akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan di dalam rahim, mulai dari morula, blastula, gastrula, embrio, hingga fetus. (AA)