Berpikir atau Berfikir: Kata Baku menurut KBBI dan Contoh Kalimatnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu kata baku yang kerap dipertanyakan adalah berpikir atau berfikir. Kata baku adalah kata yang benar secara ejaan, tata bahasa, dan digunakan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Kata baku biasanya digunakan dalam konteks formal, seperti dalam penulisan ilmiah, surat resmi, dokumen pemerintah, atau media cetak. Itulah sebabnya, sebaiknya setiap orang mengetahui berbagai kata baku agar lebih mudah dalam berkomunikasi.
Berpikir atau berfikir, Mana yang Baku?
Dalam penulisan atau komunikasi sehari-hari mungkin masih ada sebagian orang yang bingung saat menggunakan suatu kata, termasuk kata berpikir atau berfikir. Mereka belum tahu mana di antara kedua kata tersebut yang merupakan kata baku.
Kata baku menurut (KBBI) adalah "berpikir", bukan "berfikir." Meskipun dalam percakapan sehari-hari atau di beberapa tulisan informal sering dijumpai kata "berfikir," kata ini sebenarnya tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar.
Berpikir berasal dari kata dasar pikir. Berdasarkan situs kbbi.kemdikbud.go.id, arti kata pikir adalah akal budi; ingatan; angan-angan: ahli. Bisa juga diartikan sebagai proses menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu.
Imbuhan "ber-" ditambahkan pada kata pikir untuk menunjukkan bahwa subjek melakukan tindakan berpikir atau menggunakan pikiran.
Sebaliknya, kata "berfikir" mungkin muncul karena pengaruh dari kata "fikir" dalam bahasa Melayu. Namun, dalam bahasa Indonesia yang baku, bentuk dan penerapan yang benar adalah "berpikir."
Contoh Kalimat Menggunakan Kata Berpikir
Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata berpikir.
"Dia sedang berpikir keras untuk menemukan solusi atas masalah tersebut."
Artinya, dia sedang menggunakan pikirannya dengan sungguh-sungguh untuk mencari jalan keluar dari suatu masalah.
"Sebelum mengambil keputusan, kita harus berpikir matang-matang."
Kalimat ini menunjukkan pentingnya menggunakan akal budi dengan cermat sebelum memutuskan sesuatu.
"Berpikir kritis adalah salah satu keterampilan yang harus dikembangkan oleh setiap pelajar."
Artinya, kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi informasi secara mendalam perlu dimiliki oleh siswa.
Baca Juga: 60 Contoh Kata-Kata Baku dan Tidak Baku yang Sering Digunakan
Jadi, di antara berpikir atau berfikir, kata yang baku adalah berpikir. Kata ini digunakan dalam berbagai konteks untuk menunjukkan proses mental dalam mempertimbangkan, menganalisis, atau memutuskan sesuatu. (DNR)
