Konten dari Pengguna

Biografi Ali bin Abi Thalib Lengkap dengan Kata-katanya yang Sarat Makna

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membaca Biografi Ali Bin Abi Thalib. Sumber: Pexels.com/Artem Podrez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membaca Biografi Ali Bin Abi Thalib. Sumber: Pexels.com/Artem Podrez

Biografi Ali Bin Abi Thalib mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau bahkan kuliah, nama Ali Bin Abi Thalib sering menghiasi buku pelajaran agama Islam.

Masa Kecil Sang Sahabat Nabi yang Pemberani

Berdasarkan catatan banyak sejarah, dikatakan bahwa Ali Bin Abi Thalib lahir di Mekah pada hari Jumat 13 Rajab tahun 600 Masehi, sekitar 30 tahun setelah penyerangan pasukan Abrahah atau yang dikenal sebagai tahun gajah. Ali dilahirkan dari salah satu keluarga paling terpandang dalam suku Quraisy, yaitu Bani Hasyim. Ayahnya bernama Abu Thalib yang merupakan paman Rasulullah Saw. dan Ibunya bernama Fatimah.

Mengutip dari situs IslamicFinder, saat Ali berusia 5 tahun suku Quraisy dilanda kemarau panjang yang mempengaruhi status ekonomi mereka di Mekah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad Saw. meminta pamannya Al-Abbas untuk membantu Abu Thalib selama krisis.

Mereka menawarkan Abu Thalib untuk merawat anak-anaknya. Al-Abbas memilih untuk merawat Jafar dan Nabi Muhammad Saw. mengambil Ali. Selama di bawah asuhannya, Rasulullah senantiasa memberikan Ali setiap kebaikan dan kasih sayang di masa kecilnya. Kebaikan Rasul tersebut yang kelak akan memengaruhinya selama sisa hidupnya.

Ali hidup bersama Rasulullah saat Rasul menerima wahyu pertamanya. Oleh sebab itu, Ali merupakan manusia pertama yang menjadi umat Muslim sedari kecil.

Ilustrasi Memahami Biografi Ali Bin Abi Thalib. Sumber: Pexels.com/cottonbro

Biografi Ali Bin Abi Thalib yang dikutip situs Britannica dari berbagai sumber Sunni, mengatakan bahwa Ali sangat terlibat di dalam pertahanan militer komunitas Islam saat itu. Ali bahkan mengikuti banyak ekspedisi-ekspedisi kecil hingga perang-perang besar, tidak heran jika Ali mendapat julukan Asadullah atau Singa Allah. Kecintaannya yang besar terhadap Nabi Muhammad Saw. juga membuatnya tidak takut jika harus kehilangan nyawanya sendiri dalam tugasnya melindungi Rasulullah Saw.

Mengutip buku Ali Bin Abi Thalib Sampai kepada Hasan dan Husein (2003: 54) diceritakan bahwa Ali tahan udara panas dan dingin. Tenaganya di atas rata-rata orang biasa dan Ali dapat membanting penunggang kuda beserta dengan kudanya. Suara Ali lantang dan membuat hati musuh yang mendengarnya menjadi bergetar.

Biografi Ali Bin Abi Thalib: Kata Mutiara dari Sang Khalifah

Mengutip buku Mutiara Nasehat Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu (2015: 6) salah satu ucapan Ali yang terkenal adalah saat beliau berkata kepada Kumail bin Ziyad,

Wahai Kumail bin Ziyad, sesungguhnya hati ini adalah seperti bejana, sebaik baiknya adalah yang dipenuhi dengan ilmu. Ingatlah dariku apa yang kukatakan kepadamu: Manusia terbagi tiga: ‘Alim Rabbani, penuntut ilmu yang belajar di atas jalan keselamatan, dan yang tidak berilmu, mengikuti tiupan angin, tidak mengambil penerangan dengan cahaya ilmu dan tidak kembali kepada pondasi yang kokoh.

Selain itu ada pula perkataannya yang berbunyi,

Wahai Kumail bin Ziyad, ilmu lebih baik dari pada harta, ilmu menjagamu sedangkan harta engkau yang menjaganya. Harta berkurang dengan dibelanjakan, sedangkan ilmu terus bertambah kalau diinfakkan

Tidak mengherankan jika cerita biografi Ali Bin Abi Thalib kerap kali menjadi sebuah teladan bagi umat Muslim agar menjadi sosok yang pemberani dan bijaksana. (AA)