BM.2. Modul Pembelajaran Mendalam Konsep dan Kerangka Kerja dalam Pendidikan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BM.2. modul Pembelajaran Mendalam konsep dan kerangka kerja ditujukan bagi tenaga pendidik. Modul ini membahas Pelajaran Mendalam yang mendukung pencapaian kompetensi belajar holistik dan terpadu.
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) adalah pendekatan yang fokus pada penciptaan suasana belajar menyenangkan. Pembelajaran ini menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
BM.2. Modul Pembelajaran Mendalam Konsep dan Kerangka Kerja bagi Tenaga Pendidik
BM.2. modul Pembelajaran Mendalam konsep dan kerangka kerja dapat menjadi referensi tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar. Tenaga pendidik dituntut untuk dapat menciptakan lingkungan belajar inklusif, dan menggunakan metode yang menarik untuk mendorong keterlibatan siswa.
Berdasarkan buku Deep Learning dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar, Elvin Cahyanita (2025:28), konsep dan kerangka kerja Pembelajaran Mendalam adalah sebagai berikut.
1. Konsep Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran mendalam adalah konsep yang fokus pada pemahaman bermakna, reflektif, dan aplikatif dalam proses belajar. Berikut ini adalah konsep dari Pembelajaran Mendalam dalam pendidikan.
Berkesadaran: Pengalaman belajar peserta didik diperoleh ketika memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri.
Bermakna: Peserta didik dapat menerapkan pengetahuannya ke dalam situasi nyata, dan kemampuan untuk mengaplikasikannya.
Menggembirakan: Rasa senang dalam belajar membantu peserta didik lebih mudah memahami, mengingat, dan menerapkan pengetahuan.
2. Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam
Untuk dapat mencapai pendekatan Pembelajaran Mendalam, diperlukan kerangka kerja pembelajaran yang mendukung. Kerangka kerja Pembelajaran Mendalam adalah sebagai berikut.
Praktik Pedagogik: Strategi mengajar yang dipilih tenaga pendidik untuk mencapai tujuan belajar dalam mencapai dimensi profil lulusan.
Lingkungan Pembelajaran: Menekankan integrasi antara ruang fisik, ruang virtual, dan budaya belajar untuk mendukung Pembelajaran Mendalam.
Pemanfaatan Teknologi Digital: Teknologi digital juga memegang peran penting sebagai katalisator untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual.
Kemitraan Pembelajaran: Learning Partnerships atau kemitraan pembelajaran membentuk hubungan yang dinamis antara guru, peserta didik, orang tua, komunitas, dan mitra profesional.
Baca juga: 4 Kerangka Pembelajaran Mendalam dalam Pendidikan
Demikian BM.2. modul Pembelajaran Mendalam konsep dan kerangka kerja. Modul ini diharapkan dapat membantu tenaga pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan inklusif. (DK)
