Boedi Oetomo, Bukti Sejarah Kebangkitan Nasionalisme di Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada Buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP/MTs Kelas 8, 2021, terdapat pertanyaan sejarah kebangkitan nasionalisme di indonesia ditandai dengan berdirinya?
a. Boedi Oetomo
b. lndische partij
c. Sarekat lslam
d. Taman Siswa
e. Semua jawaban benar
Jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut adalah a. Boedi Oetomo. Menurut catatan yang ada, sejarah kebangkitan nasionalisme di Indonesia ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo. Hari berdirinya Boedi Oetomo pun dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas yang diperingati pada tanggal 20 Mei setiap tahunnya.
Sejarah Kebangkitan Nasionalisme
Sejarah kebangkitan nasionalisme di Indonesia dimulai dari berdirinya Boedi Oetomo. Masa pergerakan nasional di Indonesia ditandai dengan lahirnya dua peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan, yaitu berdirinya organisasi pergerakan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 yang menjadi Hari Kebangkitan Nasional serta diikrarkannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Pergerakan dan peristiwa-peristiwa tersebut hadir dari bangkitnya rasa semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme, serta kesadaran para pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Pembentukan Boedi Oetomo kemudian disusul dengan terbentuknya organisasi-organisasi pergerakan nasional lainnya, seperti Sarekat Dagang Islam, Indische Partij, Partai Komunis Indonesia, dan Partai Nasional Indonesia.
Fase Pergerakan Nasional di Indonesia
Fase pertama gerakan kebangkitan nasionalisme Indonesiadiawali oleh Boedi Oetomo di tahun 1908, yang didirikan oleh para mahasiswa kedokteran Stovia, sekolahan anak para priyayi Jawa, di sekolah yang disediakan Belanda di Jakarta.
Fase kedua merupakan masa bangkitnya nasionalisme pada tahun 1928, 20 tahun setelah kebangkitan nasional. Kesadaran para pemuda untuk menyatukan negara, bangsa dan bahasa ke dalam satu negara, bangsa dan bahasa Indonesia, diwujudkan secara nyata dengan menyelenggarakan Sumpah Pemuda pada 1928.
Fase ketiga disebut dengan masa “Revolusi Fisik Kemerdekaan”. Peranan pemuda pada masa ini tampak saat mereka menyandera Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok, agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Fase keempat adalah perkembangan nasionalisme di tahun 1966, yang menandai tatanan baru dalam kepemerintahan Indonesia.
Fase Kelima adalah yang kita kenal dengan pergolakan masa Orde Baru dan disebut juga sebagai “Masa Reformasi”. Nasionalisme setelah masa pemerintahan Soeharto menjadi sumber inspirasi perjuangan bangsa meskipun melalui perjalanan sejarah yang cukup panjang.
Sejarah kebangkitan nasionalisme di Indonesia berawal dari berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Sekarang kamu sudah paham kan kenapa hari lahirnya organisasi pemuda tersebut diperingati setipa tahunnya di negara kita? (DNR)
