Bolehkah Puasa Senin Kamis di Bulan Dzulhijjah? Ini Hukumnya!

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada kalender Hijriyah, Zulhijah adalah salah satu bulan yang mulia. Sehingga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, terutama puasa. Namun, masih banyak umat muslim yang bertanya seputar “bolehkah puasa Senin Kamis di bulan Dzulhijjah?”.
Zulhijah adalah bulan yang dimuliakan dalam Islam. Sebab, di dalamnya terdapat banyak amalan istimewa yang dapat dilakukan.
Bolehkah Puasa Senin Kamis di Bulan Dzulhijjah? Ini Penjelasannya
Bulan Zulhijah adalah salah satu dari empat bulan haram yang sangat dimuliakan dalam Islam. Oleh karena itu, di bulan mulia tersebut umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan istimewa. Seperti berkurban, memperbanyak zikir, dan menjalankan ibadah puasa sunah.
Salah satu puasa sunah yang biasa dilakukan oleh umat muslim adalah puasa Senin Kamis. Dikutip dari buku Magnet Rezeki Keluarga: Amalan-amalan Sunah untuk Berlimpahnya Rezeki dan Kebahagiaan Keluarga, Jumani (2021:88), puasa Senin-Kamis adalah ibadah puasa sunah yang dilakukan pada hari Senin dan Kamis.
Puasa tersebut merupakan amalan yang sangat istimewa. Sebab, Rasulullah saw. sering berpuasa di kedua hari tersebut. Hal ini sebagaimana dituturkan dalam hadis sahih berikut.
“Aisyah menuturkan baahwasana Nabi Muhammad saw. selalu menjaga puasa Senin-Kamis.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)
Namun, bolehkan puasa Senin Kamis di bulan Dzulhijjah? Pertanyaan tersebut banyak ditanyakan oleh umat muslim. Mengingat pada 10 hari pertama bulan Zulhijah, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa.
Berpuasa Senin Kaamis di bulan Zulhijah diperbolehkan dan sah. Bahkan, puasa Senin Kamis tersebut sangat dianjurkan di bulan Zulhijah. Puasa sunah tersebut dianjurkan dan tidak dibatasi oleh bulan tertentu, kecuali saat Ramadan.
Para ulama juga telah sepakat untuk memperbolehkan menggabung puasa Zulhijah dengan Senin Kamis. Jika ingin menggabungkan dua puasa tersebut, maka harus membaca niat. Adapun bacaan niat puasa Senin Kamis yang digabung dengan puasa Zulhijah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاِثْنَيْنِ (أَوْ يَوْمِ الْخَمِيْسِ) وَشَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab-Latin: Nawaitu shauma yaumil istnaini (aw yaumil khamis) wa syahri dzilhijjah sunnatan lillaahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa pada hari Senin (hari Kamis) dan puasa bulan Zulhijah, sunah karena Allah.”
Baca juga: Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full? Ini Hukumnya agar Tidak Salah Paham
Jadi, bolehkah puasa Senin Kamis di bulan Dzulhijjah? Jawabannya adalah umat Islam boleh dan sah melaksanakan puasa sunah Senin Kamis di bulan tersebut. (FAR)
