Bukti Allah Maha Al-Hafiz dan Cara Meneladaninya dalam Kehidupan Sehari-hari

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asmaul Husna adalah nama-nama baik yang dimiliki Allah Swt. Salah satu asmaul husna adalah Al-Hafiz. Bahkan, terdapat beberapa bukti Allah Maha Al-Hafiz.
Meskipun tak mungkin menyamainya, namun manusia dapat meneladani sifat Al-Hafiz dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, kehidupan dapat bernilai baik dan menyempurnakan agama Islam.
Pengertian Al-Hafiz
Secara bahasa, pengertian dari Al-Hafiz memiliki arti melindungi, melestarikan, menjaga, mempertahankan, memelihara, mencegah supaya tidak hilang atau punah, bersifat sadar, waspada, awas dan perhatian.
Adanya sifat ini memiliki arti bahwa Allah memelihara segala sesuatu dari kerusakan dan kemusnahan serta memelihara amal perbuatan hamba-Nya. Al Hafizh juga merupakan Dzat yang memelihara makhluk dari semua bencana baik di dunia atau di akhirat.
Sedangkan menurut Sri Suyanta dalam buku Edukasi Asmaul Husna (2020), Al-Hafiz dapat dipahami bahwa Allah Swt. adalah zat yang memelihara dengan pemeliharaan yang sempurna. Kesempurnaan dari pemeliharaan Allah meliputi atas seluruh makhluk-Nya hingga hukum-hukum kausalitasnya.
Allah memelihara dan menjaga manusia dengan menyediakan berbagai kebutuhan yang lengkap. Ia mengatur waktu manusia pada siang hari untuk bekerja dan malam hari sebagai waktu istirahat.
Allah juga menganugerahkan karunia yang berlimpah di bumi sehingga manusia memenuhi kebutuhan hidupnya.
Di sisi rohani, Allah Swt telah menciptakan Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia. Sebab, apabila manusia memegang teguh Al-Quran, maka ia tidak akan disesatkan dengan rayuan dan godaan setan untuk berbuat kesesatan.
Bukti Allah Maha Al-Hafiz
Ada banyak bukti bahwa Allah Maha Al-Hafiz. Berikut di antaranya.
1. Memelihara dari Kerusakan
Allah Swt. memelihara segala sesuatu agar tidak rusak dan goyah. Sebagaimana dalam Al-Quran, Allah Swt. berfirman,
فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقَدْ اَبْلَغْتُكُمْ مَّآ اُرْسِلْتُ بِهٖٓ اِلَيْكُمْ ۗوَيَسْتَخْلِفُ رَبِّيْ قَوْمًا غَيْرَكُمْۗ وَلَا تَضُرُّوْنَهٗ شَيْـًٔا ۗاِنَّ رَبِّيْ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيْظٌ
Artinya: "Maka jika kamu berpaling, maka sungguh, aku telah menyampaikan kepadamu apa yang menjadi tugasku sebagai rasul kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti kamu dengan kaum yang lain, sedang kamu tidak dapat mendatangkan mudarat kepada-Nya sedikit pun. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pemelihara segala sesuatu.” (QS. Hud: 57)
2. Menahan Langit dan Bumi
Tanpa disadari, Allah Swt. menjaga langit dan bumi agar tidak merepotkan manusia yang tinggal di dalamnya. Allah Swt. bersabda,
لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Artinya: Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. Al-Baqarah: 255)
3. Memelihara Rezeki Manusia
Pada dasarnya, manusia hidup di bumi tidak membawa rezekinya. Akan tetapi Allah lah yang telah memberikan dan mengatur rezeki manusia. Allah Swt. bersabda,
وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Artinya: Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Ankabut: 60)
Cara Meneladani Sifat Al-Hafiz dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebagai sifat yang mulia, manusia dapat meneladani sifat Al-Hafiz dalam kehidupan sehari-hari dengan beberapa hal. Inilah di antaranya:
Memelihara hari
Menjaga lisan
Menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
Menjaga hubungan baik dengan Allah Swt. dengan menaati apa yang diperintahkan dan menjauhi larangan-Nya.
Memelihara kedamaian antar masyarakat.
Menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Alasan Allah Disebut As Sami beserta Bukti-buktinya dalam Ajaran Islam
Demikianlah penjelasan singkat tentang bukti Allah Maha Al-Hafiz dan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan singkat di atas dapat menambah keimanan kepada Allah Swt. sebagai Dzat yang mengatur segalanya di alam semesta ini.(MZM)
