Konten dari Pengguna

Bukti yang Memperkuat Berbagai Teori Masuknya Hindu-Budha ke Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bukti-bukti apa yang memperkuat berbagai teori masuknya Hindu-Budha ke Indonesia. Foto: Unsplash/Albertus Gilang Drigantoro Saputro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bukti-bukti apa yang memperkuat berbagai teori masuknya Hindu-Budha ke Indonesia. Foto: Unsplash/Albertus Gilang Drigantoro Saputro

Jauh sebelum Indonesia merdeka, masyarakat telah menganut agama Hindu-Budha. Namun yang menjadi pertanyaan, bukti-bukti apa yang memperkuat berbagai teori masuknya Hindu-Budha ke Indonesia.

Hal ini karena adanya beberapa teori masuknya agama tersebut. Di sisi lain, masuknya agama Hindu-Budha memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia yang sebelumnya menganut kepercayaan animisme dan dinamisme.

Bukti-Bukti Apa yang Memperkuat Berbagai Teori Masuknya Hindu-Budha ke Indonesia

Ilustrasi bukti-bukti apa yang memperkuat berbagai teori masuknya Hindu-Budha ke Indonesia. Foto: Unsplash/alea Film

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA: Sejarah Indonesia untuk Kelas X oleh Mariana (2020) bukti-bukti apa yang memperkuat berbagai teori masuknya Hindu - Budha ke Indonesia sebagai berikut.

1. Sumber dari India

Bukti adanya hubungan dagang tersebut dapat diketahui dari kitab Jataka dan kitab Ramayana tetapi tidak menyebutkan kapan India mengenal Indonesia.

Kitab sastra india yang dapat dipercaya adalah Kitab Mahaniddesa yang memberi petunjuk bahwa masyarakat India telah mengenal beberapa tempat di Indonesia pada abad ke-3 Masehi.

Dalam kitab Geographike yang ditulis pada abad ke-2 juga disebutkan telah ada hubungan dagang antara India dan Indonesia. Dari kedua keterangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara intensif terjadinya hubungan dagang antara Indonesia dan India mulai abad-abad tersebut (abad ke 2-3 Masehi).

2. Sumber dari Cina

Hubungan Indonesia dengan Cina diperkirakan telah berkembang pada abad ke-5. Bukti-bukti yang memperkuat hubungan itu di antaranya adalah perjalanan seorang pendeta Budha, Fa Hien.

Pada sekitar tahun 413 M, Fa Hien melakukan perjalanan dari India ke YE-PO-TI (Tarumanegara) dan kembali ke Cina melalui jalur laut. Selanjutnya, kaisar Cina, Wen Ti mengirim utusan ke She-Po (Pulau Jawa).

3. Sumber dari Yunani

Hubungan dagang antara Indonesia dengan India dan Cina dapat diketahui dari Claudius Ptolomeus, seorang ahli ilmu bumi Yunani.

Dalam buku Geographike yang ditulis pada abad ke 2, Ptolomeus menyebutkan nama Labadiu yang artinya Pulau Jelai untuk menyebut Yawadwipa. Seperti yang disebutkan dalam kitab Ramayana bahwa Yawadwipa yang dimaksud ialah pulau Jawa.

4. Prasasti

Prasasti-prasasti tertua di Indonesia yang menunjukkan hubungan Indonesia dengan India, misalnya prasasti Mulawarman di Kalimantan Timur yang berbentuk Yupa. Semua prasasti ditulis dalam bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa.

5. Kitab Kuno

Kitab-kitab kuno yang ada di Indonesia biasanya ditulis pada daun lontar yang ditulis dengan menggunakan bahasa dan tulisan Jawa Kuno yang juga merupakan pengaruh dari bahasa Sanskerta dan tulisan Pallawa.

6. Bangunan Kuno

Ditemukannya bangunan-bangunan kuno yang bercorak Hindu ataupun Budha seperti candi, stupa, relief, dan arca. Bentuk candi di Indonesia memiliki perbedaan dengan yang ada di India.

Baca Juga: Perbedaan Fungsi Candi dalam Agama Hindu dan Agama Buddha

Sekarang sudah tahu bukti-bukti apa yang memperkuat berbagai teori masuknya Hindu-Budha ke Indonesia bukan? Semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah wawasan tentang sejarah agama Hindu-Budha di Indonesia.(MZM)